Kekuatan Rasa

Allah SWT menciptakan manusia dengan derajat lebih tinggi dibanding makhluk lainnya sebab ia dikaruniai Allah dengan akal, yang dengan itu manusia mampu mengubah dunia dan seisinya. Selain dikaruniai akal Allah juga memberikan anugerah berupa perasaan atau rasa yang ditanamkan di hati manusia. Jika kita renungkan, sebenarnya rasa mempunyai kekuatan yang amat hebat dan terkadang kita manusia tidak begitu menyadarinya.

Kehidupan kita sehari-hari tak bisa lepas dan akan selalu bersentuhan dengan yang namanya rasa. Entah itu rasa lapar, haus, rasa syukur, cinta kasih, rasa duka maupun perasaan lain yang sifatnya negatif yang dapat hinggap pada diri manusia. Perasaan-perasaan tersebut masing-masing memiliki kekuatan dan kelebihannya. Rasa lapar dan haus misalnya, akan menggerakkan setiap makhluk yang bernyawa untuk mencari makan dan minum karena itu sudah merupakan kebutuhan hidupnya. Tak jarang untuk urusan yang satu ini orang tak segan-segan saling menjegal satu sama lain.

Kalau itu sudah sampai pada taraf lapar atau haus akan kekuasaan dan harta, tentu akan lebih parah lagi akibatnya sampai-sampai tega melahap hak yang bukan miliknya. Jika dalam hal ini kekuatan rasa syukur mempunyai peran yang lebih besar pada diri manusia maka hal-hal semacam itu tak perlu dilakukan bahkan Allah justru akan menambah nikmat yang diberikan kepada kita.

“Sesungguhnya jika kamu mensyukuri nikmatKu maka akan Kami tambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkarinya maka sesungguhnya siksaKu amat pedih”. (QS. Ibrahim : 7).

Rasulullah SAW jelas merupakan suatu contoh dan teladan yang baik bagi kita. Kita mengetahui bagaimana beliau mengungkapkan rasa syukurnya dengan memperbanyak ibadah kepada Allah. Dalam sebuah hadits juga dikatakan: “Sesuatu yang sedikit tetapi mencukupi adalah lebih baik daripada banyak tetapi melalaikan”.

Diantara perasaan-perasaan yang kita miliki, ada satu karunia yang sangat agung yang dianugerahkan Allah SWT yaitu rasa cinta kasih. Jika saja rasa cinta kasih ini diterapkan terhadap sesama makhluk Allah dalam seluruh aspek kehidupan niscaya dunia akan penuh kedamaian, tidak ada kejahatan, kemungkaran ataupun peperangan. Tetapi kadang terlihat rasa cinta dapat melenyapkan sifat malu dan sopan bila perasaan itu telah hingap pada diri seseorang dan mendominasi jiwanya seperti diceritakan dalam Al Qur’an Surat Yusuf ayat 23-25 dan 30.

Dari situ dapat kita simpulkan bahwa Zulaikha yang merupakan istri pejabat tinggi saja saking cintanya kepada Yusuf sampai melupakan kedudukannya sebagai majikan, hilang sifat sopan dan malu pada dirinya. Perumpamaan lain yang sering kita dengar adalah tatkala seorang pemuda yang sedang dilanda cinta terlepas dari belenggu rasa rindu yang membara begitu menerima sepucuk surat atau kalau sekarang SMS dari sang kekasih, padahal itu hanya sehelai kertas atau  tulisan saja.

Begitu pun rasa cinta bahkan dapat membuat jarak yang jauh seolah-olah menjadi dekat. Ini pengalaman seorang teman yang saking cintanya terhadap seorang gadis maka jarak Kota Yogya-Magelang masih belum ada apa-apanya meski harus ditempuh dengan mengendarai sepeda onthel cuma untuk menjumpai sang pujaan hati. Jarak kota tersebut sekitar 40 km dan ditempuh dengan naik sepeda memakan waktu sekitar 7 jam. Sebaliknya karena rasa sedih dan duka akibat cintanya ditolak bisa saja seseorang menjadi gelap mata, stres berat, nglokro bahkan ada yang sampai bunuh diri segala.

Tidak hanya itu saja, kekuatan rasa ternyata juga mampu menjatuhkan rezim yang sekitar 30 tahun berkuasa di negara kita. Rakyat yang sudah tidak mempunyai rasa percaya lagi terhadap pemerintahan Soeharto akhirnya terus menerus melakukan aksi unjuk rasa menuntut reformasi serta menuntut pengunduran diri Soeharto sebagai presiden. Kita melihat sendiri bagaimana massa meluapkan rasa marahnya sehingga timbul kerusuhan, kekacauan dan bencana atau kerusakan di berbagai kota.

Akhirnya karena ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah itu sudah sedemikian memuncak disusul dengan pernyataan MPR/DPR agar Soeharto segera mengundurkan diri dari jabatan presiden, maka tak ada pilihan lain kecuali memenuhi tuntutan terrsebut. Kita menyaksikan bersama bagaimana hasilnya. Rezim Soeharto akhirnya tumbang dan kabinet pun bubar lantas terjadilah perubahan–perubahan yang selama ini diharapkan.

Baru-baru ini pun, lengsernya Presiden Mesir Husni Mobarak membuktikan betapa dahsyatnya kekuatan rasa dari rakyat Mesir yang sudah tak lagi percaya terhadap pemerintahannya. Gelombang unjuk rasa bahkan kerusuhan dengan tindak anarkis yang terjadi tiada hentinya di Kairo membuat sang presiden berpikir seribu kali untuk tetap mempertahankan kekuasaannya di Mesir. Kejadian yang hampir sama dengan Indonesia beberapa waktu lalu pun akhirnya terulang saat ini di negerinya para nabi tersebut.

Kalau diperhatikan sesungguhnya kita ini hanyalah merupakan obyek penderita saja dari perasaan-perasaan yang ada pada diri kita. Akan tetapi kalau kekuatan rasa, baik rasa yang bersifat positif ataukah negatif itu dilandasi oleh agama dan keimanan kepada Allah, maka insya Allah hal itu justru akan lebih terkendali dan membuat kita menjadi semakin ingat kepadaNya bahkan mungkin mampu menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai positif.

Kekuatan rasa dapat diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pelukis misalnya, ia akan mengekspresikan segenap perasaannya ke dalam bentuk sebuah lukisan. Seorang kolomnis akan menuangkan perasaannya menjadi sebuah tulisan yang enak dibaca dan seorang penyair dapat melantunkannya menjadi bait-bait syair atau puisi yang indah. Seorang Blogger atau Narablog, jelas akan menyampaikan atau posting melalui blognya.

About these ads

33 comments on “Kekuatan Rasa

  1. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Gak jauh-jauah, Pak. Minum kopi jadi nikmat juga lantaran kekuatan rasa

    — — —
    *rasa yang bikin nikmat kan mas…

  2. kalau seorang bembisnis gimana mas?
    akan menciptakan sebuah produk dengan segala rasa positifnya :p

    — — —
    *kalau pebisnis ia akan mampu melihat peluang yang sangat menguntungkan

  3. Ikut mengikuti kajian tentang rasa ini, semoga aku masih diberi kenikmatan dengan semua rasa yang sering aku rasakan :lol:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    — — —
    *ya, mari kita bersyukur pak dengan semua rasa yang telah diberikanNya

  4. sepertinay saat mencerna makanan adalah contoh yang sangat umum dalam sehari-hari dan itu juga kekuatan rasa :-D

    salam sejahterah dan adem ayem

    — — —
    *semakin enak merasakannya maka akan semakin lahap dan nikmat kita menyantap makanan

  5. cinta… adalah sebuah rasa yang bisa mengubah dunia
    perjuangan menjadi tak kenal lelah
    sebuah rasa yang membius semua manusia
    nice post, salam sukses..

    sedj

    — — —
    *thanks mas…

  6. Setiap ungkapan hati dan ekpresi nurani memerlukan sentuhan rasa agar lebih berasa manfaatnya sebagai sumber inspirasi.

    SALAM hangat dari Kendari. :)

    — — —
    *manajemen rasa, mungkin bisa dikatakan begitu mas

  7. setiap orang dengan berbagai macam latar belakang memiliki rasa sendiri, gitu ya mas :D

    — — —
    *Yes, setiap orang pasti memiliki rasa yang berbeda yang bisa ia ekspresikan dengan berbagai macam bentuk

  8. Semoga “rasa” itu bisa bermafaat bagi orang lain… Sia-sia kalau rasa itu malah membawa pada mudharath…:)

    — — —
    *manusia diciptakan untuk mengelola bumi ini bukan untuk memberikan mudharat, dan sebaik2 manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain

  9. Walaupun sebagai alat perasa adalah lidah, namaun andingnya pun hati yang berbicara. Terimakasih atas pembelajarannya ya Sob !

    Salam

    “Ejawantah’s Blog”

    — — —
    *benar, kalau hati sudah tidak senang maka rasa apapun menjadi muak. Karena hati lebih dekat dengan perasaan

  10. salam sobat
    memang hanya kekuatan rasa yang membuat kita semua bisa bertahan hidup di dunia ini sampai sekarang.
    tanpa ada kekuatan rasa, hidup ini hampa.

    — — —
    *Benar mbak. Rasa cinta, rasa sayang, rasa kasih, rasa iba, dan sebagainya merupakan salah satu dari sekian banyak rasa yang bisa membuat hidup menjadi lebih berarti

  11. dan seorang blogger akan menyalurkan melalui postingannya, setuju sekali

    — — —
    *ini biasanya terkait dengan rasa ingin posting atau update blog

  12. Menciptakan rasa bahagia akan mempengaruhi kehidupan kita secara dahsyat,maka benarlah jika kita bersyukur niscaya Allah akan menambahkan nikmat-Nya..

    — — —
    *he eh, jangan sampai ingkar terhadap nikmat Allah

  13. Artikelnya bagus banget, dan………..bener banget.

    Rasa. Yah, rasalah yang mengatur keadaan hati kita.Ia mampu memberikan kelembutan, memunculkan kekuatan yang tidak kita sangka sebelumnya.

    — — —
    *terima kasih, kekuatan terpendam bisa muncul karena rasa dimana setiap manusia pasti memiliki hal ini

  14. semoga kita tidak tergoda oleh dunia, sesungguhnya harta dan anak adalah fitnah bagimu

    — — —
    *kita perlu punya rasa hati2 dalam hal ini pak, agar tak tergoda dan terjerumus ke dalam hal yang negatif

  15. Jangan lupa dan jangan jauh – jauh dari rasa syukur kepada Allah :D

    — — —
    *bersyukur dan bersyukur selalu setiap waktu

  16. Krkuatan rasa ini memang penting, terutama rasa yang positif, yang menyejukkan bagi kita sendiri maupun orang lain.

    — — —
    *rasa yang positif akan menghasilkan sesuatu yang positif pula, demikian sebaliknya

  17. Disitulah yang pada akhirnya Harun yahya (dalam rahasia dibalik materi) memaparkan artian bahwa Apa yang kita rasakan sekarang hanyalah persepsi yang berhasil diterjemahkan oleh kita melalui panca indera plus hati kita.
    dari paparannya akhirnya saya paham makna dari kata “DUNIA FANA” sekaligus mengerti arti “AKHIRAT KEKAL”
    Sarapan pagi yang mencerahkan…
    thank’s sob…

    — — —
    *makasih banyak untuk tambahannya, semoga ini bermanfaat bagi kita semua

  18. Ping-balik: 10 Tips Memilih Ikan Discus « Vulkanis Blog's

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s