HALAMAN PUTIH

Media Informasi Dan Berbagi Cerita

Halo Endang…!!! 4 Agustus 2008

Filed under: Ada-ada Saja — Muhammad Mufti @ 19:39

Apakah Anda bernama Endang? Atau Anda memiliki anak, saudara, orang tua, famili bahkan teman maupun kenalan dengan nama Endang? Apa pun tambahan nama di depan atau di belakangnya asalkan tetap ada Endang-nya biasanya dipakai untuk nama perempuan.

Endang, sebuah nama yang banyak dipakai terutama oleh perempuan dalam masyarakat Jawa. Endang sendiri konon punya arti sangat bagus, yaitu seorang putri dari gunung yang baik hati dan memiliki sifat penolong. Saking banyaknya nama Endang ini, maka di Yogyakarta muncul perkumpulannya Endang yang tergabung dalam Jogja Endang Club. Ini bukan sebuah perkumpulan basa-basi, tapi memang sebuah organisasi yang dikelola secara professional. Betul, memang unik dan mengesankan, semua bernama Endang.

Bermula dari Ibu Dra. Hj. Endang Revolusiati Syahbenol, istri dari Pak Ir. Syahbenol Hasibuan mantan Kepala Disperindagkop DIY yang setiap kali mengisi buku tamu pada hajatan pernikahan, melihat banyak sekali nama Endang tertera. Lantas beliau tergerak dan berinisiatif mengumpulkan para Endang untuk sesuatu yang positif dan bermanfaat. Ajakannya melalui sebuah surat pembaca harian lokal di Yogyakarta ternyata mendapat sambutan hangat dari mereka yang bernama Endang sehingga ratusan Endang kemudian menghubunginya.

Pertemuan pertama para Endang dihadiri hanya sekitar 60 Endang saja. Dari pertemuan ini kemudian terbentuklah Jogja Endang Club (JEC) tepatnya tanggal 17 Agustus 2004. Perkembangan selanjutnya Endang-Endang yang turut bergabung mencapai sejumlah 200 orang. Setiap Endang yang tergabung di sini dibuatkan kartu anggota dan pertemuan rutin dilakukan setiap bulannya. Apa ndak hebat??

Untuk menjadi anggota Jogja Endang Club sangat mudah, cukup berusia minimal 17 tahun dan perempuan. Kaum pria tidak diterima di sini meskipun ada pria yang namanya Endang. Data sementara mencatat sudah ada 571 nama Endang di seantero DIY dengan anggota termuda berusia 24 tahun dan tertua berusia 94 tahun. Info terakhir malah mensinyalir ada sekitar 850 Endang di DIY yang terbagi di empat kabupaten dan satu kota. Mungkin masih banyak lagi Endang yang belum terdata dan belum gabung di sini, termasuk Endang yang ada di luar DIY dan di jagad maya.

Agenda pertemuan biasanya diisi dengan sharing, tukar pengalaman, berbagi ilmu dan pengetahuan antar anggota sesuai dengan profesi dan keahlian yang dimilikinya. Aktivitas lainnya ialah kegiatan sosial kemanusiaan, misalnya membezuk Endang yang sedang sakit. Tak peduli apakah itu Endang yang sudah jadi anggota atau belum. Siapa tahu, mereka yang belum bergabung kemudian tertarik dan berminat menjadi anggota JEC.

Supaya tak bingung membedakan para Endang dalam setiap pertemuan, di belakang nama mereka kemudian diberi embel-embel tersendiri. Bisa nama suami, profesi, tempat asal atau tempat tinggal dan sebagainya. Lalu muncullah nama Endang dokter, Endang toko, Endang salon, Endang matahari (kerja di Matahari dept.store), Endang Hero, Endang Gramedia, Endang Jakarta, Endang Wates dll. Kalau ada yang sama maka embel-embelnya dibuat lebih spesifik.

Walau JEC belum banyak dikenal secara luas, namun gerakannya terasa positif dan memberikan nuansa lokal. Sebagai contoh dalam setiap pertemuan para Endang ini selalu mengenakan busana batik dan perlengkapannya yang made in Indonesia. Selain itu mereka berusaha menggugah kesadaran masyarakat agar kembali mengkonsumsi produk buah dari negeri sendiri. Bukan hanya buah, namun makanan tradisional atau jajan pasar seperti pisang goreng, kacang rebus, pisang rebus, gethuk dan sebagainya kerap menjadi penganan yang disuguhkan dalam setiap pertemuan.

Keuntungan lain, dapat diskon khusus bila ada anggota datang ke tempat usaha Endang dengan berbagai macam profesinya itu. Misalnya Endang salon, Endang notaris, Endang dokter, Endang warnet, Endang wartel, Endang supermarket dll memberikan diskon khusus bagi yang menunjukkan kartu anggota JEC.

Banyak Endang yang merasa enjoy setelah bergabung dalam komunitas Endang. Mungkin mereka merasa berada di tengah-tengah keluarga sendiri. Tak jarang mereka yang kekurangan mendapat bantuan dari Endang yang lebih mampu. Kalau ada Endang mengalami musibah semua turut bersedih, sebaliknya jika ada yang sedang berbahagia semua ikut merasakannya. Begitulah keluarga besar Endang.

Rencananya, pada HUT ke-4 tanggal 17 Agustus 2008 ini JEC akan menggelar acara memecahkan rekor MURI kategori nama terbanyak dan sama. Jadi nanti akan ada ratusan atau lebih banyak lagi Endang yang berkumpul dalam satu acara. Semuanya perempuan dan bernama Endang. Rangkaian acara sudah diawali dengan kegiatan-kegiatan sosial seperti deteksi dini penyakit, bagi-bagi tas kain pada pembeli di pasar tradisional, bagi kertas pada pedagang dalam rangka peduli dan ramah lingkungan dll.

Kalau Anda bernama Endang, mengapa tidak bergabung saja ke sini. Telpon langsung ke 0274-563220 atau langsung ke sekretariat Jogja Endang Club di Kompleks Colombo No. 60 Yogyakarta. Tapi jangan heran, ketika di sana Anda menyapa : ”Halo Endang”, lantas dijawab : “saya juga Endang, kami semua Endang”. (Berbagai sumber)