HALAMAN PUTIH

Media Informasi Dan Berbagi Cerita

Hati-hati, Cermin Dua Arah…!!! 2 Desember 2011

Pernahkan Anda menginap di hotel, masuk ke toilet umum atau ruang ganti pakaian? Tempat-tempat seperti hotel, bandara, mall, supermarket, tempat wisata dan tempat umum lainnya biasanya tersedia toilet atau ruang ganti pakaian. Di tempat tersebut tentu Anda temukan kaca untuk bercermin. Sekedar untuk merias diri, membersihkan muka, atau sekedar membenahi pakaian Anda yang amburadul. Kalau cermin di ruang ganti pakaian toko-toko besar memang dipasang untuk melihat apakah pakaian yang dicoba cocok dengan potongan diri Anda sebelum memutuskan membelinya.

Kebanyakan orang masuk ke ruangan tersebut langsung masuk begitu saja tanpa menaruh perasaan apa-apa. Dan ketika mulai bercermin, ada saja sesuatu yang dilakukannya. Maklum, di dalam ruang yang tidak terlalu besar itu tak ada yang mengetahui apa yang sedang diperbuat. Bahkan ketika Anda melepas pakaian di ruang ganti pun jarang ada yang memperhatikan cermin dihadapannya. Apalagi di kamar hotel, mungkin Anda akan berbuat lebih banyak lagi dari sekedar melepaskan pakaian.

Ketika Anda masuk ke toilet, kamar mandi, kamar hotel, ruang ganti pakaian dan lain-lain, tentu Anda yakin bahwa cermin yang menggantung di dinding dan kelihatannya seperti cermin biasa itu memang benar-benar cermin biasa. Tetapi Anda jangan yakin dulu. Hati-hati, sebab bisa jadi cermin yang dipasang itu adalah cermin dua arah. Orang yang berada di belakang cermin bisa melihat Anda, sementara Anda tidak dapat melihat mereka. Berabe sekali khan?

Banyak terjadi kasus, orang memasang cermin dua arah di dalam ruang ganti pakaian wanita, namun tidak menutup kemungkinan juga di ruang ganti pria. Memang, sangat sulit untuk mengidentifikasi permukaan cermin hanya dengan melihatnya secara sepintas saja saja. Celakanya, hal itu tidak banyak diketahui, sehingga yang terjadi adalah orang dibalik cermin leluasa memperhatikan dan mengamati segala sesuatu yang Anda kerjakan.

Di kantor polisi, terutama di ruang interogasinya sudah bisa dipastikan bahwa cerminnya dua arah. Tapi untuk di public area, sulit dipastikan.

Lalu bagaimana agar Anda dapat memastikan, apakah cermin yang dipasang itu adalah cermin biasa atau cermin dua arah?

Ada cara mudah dan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui sebuah cermin termasuk cermin biasa ataukah cermin dua arah. Coba lakukan tes sederhana berikut ini. Caranya, hanya melakukan tes dengan menggunakan kuku jari Anda.

- Letakkan ujung kuku Anda di permukaan cermin. Jika ada jarak (gap) antara kuku Anda dan bayangan kuku Anda di cermin, bisa dikatakan bahwa cermin itu adalah cermin biasa. Berarti kemungkinan orang bersembunyi dibalik cermin tidak ada.

- Tetapi, jika kuku Anda langsung menyentuh bayangan dicermin, atau antara kuku dan bayangan kuku Anda tidak terdapat jarak, maka hati-hati! karena itu adalah cermin dua arah.

Jangan lupa, bahwa setiap kali Anda berada di depan cermin di tempat-tempat umum seperti yang telah disebutkan di atas, lakukan tes kuku jari terlebih dahulu. Hal yang kelihatannya sepele ini mungkin bisa menyelamatkan diri Anda dari “perkosaan visual”.

Kalau tes yang Anda lakukan ternyata menunjukkan bahwa cermin yang dihadapan Anda itu adalah cermin dua arah, segeralah ngacir dari tempat tersebut. Cari tempat lain yang lebih aman, kecuali kalau Anda memang sengaja ingin diperhatikan dan diamati oleh orang iseng yang ada dibalik cermin.

Bagaimana kalau saat itu Anda sedang dalam keadaan tanpa busana? Wow, mmmm… pasti terlihat “semlehok…”ya?

Nah, ibu-ibu dan para gadis, beritahu teman-teman Anda. Demikian pula bapak-bapak dan kaum lelaki, beritahu istri, anak perempuan dan teman wanita Anda. Siapa tahu mereka belum dengar info ini.

Artikel ini saya tulis berdasarkan informasi via email seorang teman.

Semoga bermanfaat.