HALAMAN PUTIH

Media Informasi Dan Berbagi Cerita

Seputar Penemuan Dan Manfaat Teh 2 November 2009

Siapa – Bagaimana – Kapan penemuan teh? Mengapa teh menjadi suatu minuman yang nikmat menyegarkan? Ada sedikit cerita mengenai itu semua. Mungkin ini benar adanya, mungkin pula ini hanya sekedar dongeng belaka. Tapi tak usah dipikirin serius namanya juga cerita.

Once upon a time (lebih kurang 4700 th yl), seorang kaisar Cina yang bernama Shen Nung melakukan senam Tai Chi dengan segenap pengawalnya. Setiap kaisar beristirahat kebiasaan yang selalu ia lakukan adalah minum air putih hangat manis. Nah, suatu ketika saat kaisar menuang air panas ke dalam cangkirnya, ada daun melayang dan jatuh tepat ke dalam cangkir. Plung… air pun berubah warna dan mengeluarkan aroma yang sedap dan aduhai. Kaisar penasaran lalu srupuuut… “mmm…. nikmat dan sedap sekali” gumam kaisar, sampai ke sumsum tulang rasanya. Apalagi hari masih pagi dan hawanya sejuk. Cocok dan pas buat suasana pagi hari.

The Rest is History! Teh tersebar ke seluruh pelosok dunia dan peristiwa “daun jatuh tiada berkesudahan” . Ini terjadi setiap saat di waktu pagi, siang, sore atau malam hari. Bahkan setiap saat, setiap detik ada daun jatuh ke dalam cangkir atau gelas kita yakni ketika kita menyeduh teh, iya gak?

OK..! itu tadi dongeng kaisar dan teh, sekarang “The True Story of Teh”nya. Menurut ensiklopedia , Shen Nung bukan sembarang kaisar, tetapi kaisar ahli obat-obatan tradisional. Semua dia teliti, dari serangga hingga bisa ular. Selain hewan yang kaisar teliti, tumbuh-tumbuhan dari akar, kulit, buah, biji, daun sampai pucuknya juga mendapat perhatian yang terbanyak.

Jadi oleh kaisar teh ditemukan sebagai jamu karena terbukti khasiatnya. Tetapi kenikmatan yang melebihi khasiatnya membuat orang lupa bahwa teh merupakan jamu. Kalah khasiat karena nikmatnya, demikian peribahasa mengatakan.

Percaya atau tidak, orang sampai dipancung gara-gara teh. Ceritanya setelah Kaisar Shen Nung menemukan teh, jadilah teh komoditi yang menguntungkan negara. Kaisar memonopolinya dan orang berusaha menyelundupkan barang ini ke luar kerajaan untuk kepentingan pribadi. Yang tertangkap kemudian dihukum pancung, minimal dipasung hukuman paling ringan walau akhirnya banyak juga yang lolos tak tertangkap.

Di luar kerajaan, teh mula-mula sampai ke Jepang. Oleh orang Inggris dibawa ke India, Afrika dan oleh Hindia Belanda kemudian dibawa ke Indonesia. Mereka pun membawanya sampai ke negaranya masing-masing sehingga ada acara Tea Time di Inggris dan seluruh koloninya, demikian pula di Jepang.

Di Indonesia, teh malah jadi minuman sehari-hari dan gampang dicari di seluruh warung atau toko sepanjang jalan. Terutama di warung tegal (warteg), warung kucing (warcing), angkringan atau warung heek dan entah apalagi namanya, teh sangatlah mudah didapatkan. Mau menyeduh sendiri atau yang sudah jadi tinggal bilang apa maunya.

Dalam perkembangannya, teh kemudian mengalami kemajuan yang luar biasa. Dengan teknologi tinggi yang digunakan, teh dikemas dengan bermacam-macam variasi bentuk dan rasanya. Ada yang dikemas dalam botol, kotak, kaleng dan bentuk kemasan lainnya. Masyarakat jadi lebih mudah mengkonsumsi teh sesuai selera dan kebutuhan.

Teh yang sudah dikenal lebih dari 4000 tahun yang lalu dan telah menyebar di seluruh pelosok dunia itu mempunyai manfaat bagi manusia antara lain :

  1. Teh menetralisir lemak, cobalah Anda mencuci jari yang berlemak dikobokkan pada air teh. Lebih efektif daripada yang air biasa. Tapi teh yang masih murni, belum bercampur dengan gula.
  2. Membersihkan mulut, bila mulut serasa berlemak sehabis makan berkumurlah dengan teh.
  3. Diet menurunkan berat badan menjadi lebih efektif bila disertai dengan minum teh kental.
  4. Zat polifenol yang terkandung pada the dapat mengurangi resapan lemak dalam darah (kolesterol).
  5. Teh mampu membuat kulit muka mulus tanpa keriput dan membuat mata segar. Caranya, setiap pagi basuh muka dengan air teh sisa kemarin.
  6. Teh juga mengandung fluor, yang berkhasiat menyehatkan dan menguatkan gigi.
  7. Teh mengandung diuretika yang dapat mencegah terjadinya endapan pada saluran pembuangan.
  8. Teh dapat mengatasi gangguan bau badan dan membuat kulit menjadi lebih halus.
  9. Zat theobromine dan theophyline yang terkandung di dalam teh dapat merilekskan otot-otot, membantu kelancaran sirkulasi darah dan secara halus merangsang jantung.

Macam-macam teh

Berikut ini jenis-jenis teh yang sudah dikenal luas oleh masyarakat :

- Teh Hijau (Green Tea)
- Teh Merah (Black Tea or Red Tea)
- Teh Oolong (Oolong Tea)
- Teh Wangi (Scented Tea)
- Teh Putih (White Tea)
- Teh Bongkah (Compressed Tea)

Demikian sedikit cerita tentang teh. Yang mau nambahin silahkan…!!!