HALAMAN PUTIH

Media Informasi Dan Berbagi Cerita

Fungsi Dan Manfaat Vitamin B15 19 November 2011

Dalam posting beberapa waktu yang lalu pernah disampaikan mengenai Vitamin B1, B6 dan B12, termasuk bahan makanan sebagai sumber vitamin yang ada di sekitar kita dan juga manfaat vitamin B1, B6 dan B12 ini bagi tubuh kita. Ketiga vitamin tersebut memiliki fungsi utama untuk memperbaiki kerusakan sel dan memperlancar metabolisme. Tulisan mengenai vitamin B15 ini akan melengkapi apa yang sudah saya tulis.

Vitamin B15 pertama kali ditemukan oleh Dr. Ernest T. Krebs pada tahun 1952. Sama seperti dengan vitamin B1, B6 dan B12, oleh tubuh vitamin B15 juga dimanfaatkan untuk proses metabolisme. Selain itu vitamin B15 dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit dan meningkatkan stamina.

Vitamin B15 sering disebut juga sebagai “pangamic acid” atau asam pangamik. Ada juga yang menyebutnya dengan “glucono-dimethylamino-acid” karena unsur kimia yang terdapat di dalamnya. Bahan makanan yang mengandung vitamin B15 antara lain dedak gandum, havermout, jagung dan bekatul atau dedak.

Menurut Udalov, seorang peneliti dari Rusia bahwa vitamin B15 merupakan sumber gugusan metal (CH3) yang sifatnya labil atau mudah dilepaskan dari induknya. Gugusan metal ini sangat diperlukan dalam proses metabolisme melalui proses methylation. Methylation ini sangat diperlukan untuk pembentukan adrenalin (zat anti asma) dan asam amino tirosin. Selain itu, juga sangat berperan dalam pembentukan fosfokreatin, yaitu zat yang digunakan dalam proses metabolisme otot jantung dan otot tubuh lainnya.

Cara kerja dari vitamin B15 yang paling penting ialah menyempurnakan proses metabolisme dalam tubuh kita. Dengan demikian penyakit-penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme dapat diatasi dengan vitamin B15 diantaranya diabetes, kolesterol, asma, telapak tangan dan kaki berkeringat serta BAB tidak lancar.

Di bawah ini adalah fungsi dan manfaat lain dari vitamin B15, selain yang telah disebutkan di atas :

  1. Vitamin B15 mampu menstimulasi proses oksidasi dan respirasi sel. Pengaruh Vitamin B15 terhadap respirasi sel terletak pada stimulasi oksidasi glucose.
  2. Dapat menambah sirkulasi darah perifer dan menambah oksigenisasi jaringan dan otot jantung.
  3. Meningkatkan pemasukan oksigen ke dalam otak dan meninggikan adenosine phospat (ATP) dan glikogen dalam dalam otot dan hati.
  4. Merangsang adrenal cortex (anak ginjal) sehingga hormone di dalam urine pun meningkat.
  5. Meningkatkan stamina dan mempunyai efek dopping bagi olahragawan.
  6. Mampu memperbaiki fungsi hati pada penderita sirosis dan alkoholik hepatitis
  7. Bisa digunakan untuk mengobati kecanduan alkohol
  8. Meningkatkan metabolisme protein terutama pada otot dan jantung
  9. Menstimulasi metabolisme lemak dan gula sehingga memiliki efek yang baik terhadap arterioklerosis (pengapuran pembuluh darah), kolesterol tinggi dan diabetes.
  10. Menghilangkan gejala subjektif pada penyakit jantung koroner
  11. Baik digunakan pada masa pengobatan dan penyembuhan

Sebagaimana jenis vitamin yang sudah popular, vitamin B15 juga telah diproduksi secara massal dalam bentuk tablet dengan kandungan 50 mg/tablet dan banyak dijual bebas di apotek dan toko obat.

Vitamin B15 dapat juga diperoleh dari sumber pangan secara alami. Bahan pangan yang paling banyak mengandung vitamin B15 adalah bekatul (rice bran) atau kulit ari beras alias dedak. Orang lebih mengenalnya sebagai pakan unggas atau ternak. Masyarakat di Jawa menyebutnya sebagai katul.