Kalender Baru

Tak bisa dipungkiri bahwa tahun baru tak hanya diperingati oleh masyarakat di seluruh dunia saja. Dalam lingkup yang lebih sempit, tahun baru juga diperingati oleh masyarakat tertentu. Misalnya tahun baru Hijriyah yang sebentar lagi akan diperingati oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Kemudian tahun baru Jawa bagi masyarakat Jawa, yang waktunya bertepatan dengan tahun baru Hijriyah.

Detik-detik pergantian tahun pada masyarakat Jawa lebih dikenal dengan malam 1 Suro, sebab bulan pertama di kalender Jawa memang bernama bulan Suro. Selain itu, masyarakat Hindu juga memiliki tahun baru Saka. Sedangkan masyarakat Tionghoa memperingati tahun baru imlek. Barangkali demikian juga dengan umat lainnya, memiliki tahun baru yang berbeda.

Dari sekian banyak tahun baru, nyatalah bahwa perhitungan waktu merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan umat manusia. Dengan adanya kalender sebagai penanda waktu, manusia bisa mencatat peristiwa yang terkait dengan kehidupannya. Demikian juga dengan peristiwa-peristiwa alam atau peristiwa astronomi yang akan terjadi di kemudian hari.

Setiap masyarakat memiliki cara yang berbeda dalam memperingati pergantian tahun. Entah itu dengan keramaian atau perayaan yang meriah seperti pada tahun baru masehi yang baru saja kita lalui, bisa juga dengan ritual-ritual tertentu seperti yang dilakukan oleh masyarakat Jawa. Beda penganut, beda pula cara mereka memperingati tahun barunya.

Satu yang pasti sama dari berbagai perbedaan tahun baru tersebut, bahwa setiap umat yang ada di dunia ini memiliki sistem penanggalan tersendiri yang sering kita sebut sebagai kalender. Entah siapa yang memulai duluan, yang jelas kalender dipergunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Begitu pentingnya kalender sehingga setiap kita pasti memasangnya di rumah.

Kalender itu sendiri ternyata bermacam-macam jenisnya. Ada kalender dinding, kalender meja, kalender digital dll. Bahkan kini di peralatan elektronik yang kita miliki juga dilengkapi dengan kalender, misalnya televisi, computer dan handphone. Namun ada juga kalender yang menjadi satu dengan jam, biasanya jam tangan yang sering dilengkapi dengan kalender.

Kita semua menyadari betapa pentingnya kalender bagi kehidupan kita. Selain sebagai pencatat peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi, kalender juga berfungsi sebagai pengingat jadwal kegiatan yang akan kita lakukan. Dan yang paling istimewa adalah kita akan mengetahui kapan tahun baru dan kapan ulang tahun kita diperingati.

Ketika terjadi pergantian tahun, biasanya kita sudah menyiapkan kalender baru untuk dipasang di rumah, kantor atau tempat lainnya. Umumnya kalender yang dipasang adalah kalender dinding, sedangkan kalender meja lazim dipasang oleh mereka yang berprofesi sebagai pekerja kantoran. Saat ini Anda pun pasti telah memilikinya bukan?

Saat pertama kali menerima dan membuka-buka kalender baru kita tentu akan melakukan hal yang sama yaitu melihat-lihat wujud dan rupa kalender tersebut. Ada yang senang dan mengagumi gambar yang terpampang, ada yang langsung mencari kapan tanggal kelahirannya dan orang yang disayanginya, ada pula yang melihat peristiwa-peristiwa istimewa seperti kapan bulan puasa, hari raya Idul Fitri, hari Natal, atau tahun baru berikutnya jatuh pada hari apa.

Selain hal di atas, bagi orang Jawa tak sedikit yang melihat pula hari pasaran yang tertera di bawah tanggal kalender. Apalagi para pedagang, jelas mereka akan mencari hari pasaran tertentu terkait dengan usahanya di suatu pasar yang hanya ramai pada hari pasaran tertentu saja.

Namun diantara itu semua, hal utama yang dilihat orang Indonesia pada kalender baru adalah tanggal merahnya atau hari liburnya selain hari Minggu. Semakin banyak hari libur selain hari Minggu pasti semua senang. Belum lagi yang hari libur cuti bersama, semakin menambah panjang jumlah libur kita, ya kan?

Mungkinkah hal yang sama juga dilakukan oleh mereka yang berada di belahan dunia lain?

4 thoughts on “Kalender Baru

  1. Wah, tulisan sampeyan ini lebih komplit dari posting saya yang dangkal itu.

    Kalo kalendernya blogger, mungkin dipenuhi dengan coretan atau penanda kapan dia musti posting tulisan anyar.

    Selamat tahun baru Hijriyah…

  2. wah iya tuh….kalo ngeliat kalender pasti nyari kapan tanggal merahnya yg bisa lbh santai. Eh, tapi sejujurnya, aku hampir gak pernah liat kalender sih kalo gak perlu banget…..

  3. mari menundukkan kepala seraya menengadahkan tangan meminta ampunan kepada sang Khalik dan supaya ditunjukkan kepada jalan yang benar… selalu hidup di jalanNya.. jalan yang lurus bukan jalan yang sesat.. amin…. semoga di tahun baru ini kita diberi rahmat hidayah untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.. amin….

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s