Tahun 2008 Yang Istimewa

Masih menyangkut kalender dan tahun. Tahun baru identik dengan kalender baru, harapan baru dan detik-detik pergantian tahun itu sendiri. Setelah itu, semua berjalan normal seperti biasa. Mereka yang libur pada tanggal merah itu, kembali masuk kerja seperti biasa. Mereka yang menikmati liburan ke tempat tertentu, kembali pada aktivitasnya semula.

Sebagaimana telah saya tuliskan pada posting yang lalu, hal yang utama yang dilakukan orang ketika mendapat kalender baru ialah melihat hari libur nasional atau tanggal merahnya. Hampir setiap orang melakukan yang satu ini. Sebab hari libur adalah hari yang sangat menyenangkan dan sangat dinantikan siapa saja. Siapa pun pasti akan menghitung-hitung berapa jumlah tanggal merah selain hari Sabtu dan Minggu, yang berarti libur nasional.

Para pegawai kantor senang, anak sekolah pun senang. Semua yang libur pada tanggal merah senang. Kalaupun ada yang tidak libur, tentu sedikit jumlahnya. Libur selain hari Sabtu dan Minggu itu masih ditambah dengan cuti bersama bagi pegawai negeri sipil dan sejumlah intansi swasta.

Kita semua tahu bahwa tanggal merah atau hari libur nasional yang berada di sepanjang hari kerja ada 15 jumlahnya di sepanjang 2008 yaitu 1 dan 10 Januari, 7 Februari, 7, 20 dan 21 Maret, 1 dan 20 Mei, 30 Juli, 18 Agustus, 1 dan 2 Oktober, 8, 25 dan 29 Desember.

Kemudian cuti bersama bagi pemerintah dan jajarannya tanggal 11 Januari, 8 Februari, 2 dan 19 Mei, 29 dan 30 September, 3 Oktober serta 26 Desember. Semua ada 8 hari libur cuti bersama. Lalu hari libur di hari Sabtu adalah 12 Januari, 9 Februari, 8 dan 22 Maret, 3 Mei, 4 Oktober serta 27 Desember.

Adanya tambahan sejumlah hari libur diluar libur yang biasanya itu merupakan suatu keistimewaan tersendiri. Tidak saja istimewa para pegawai dan anak sekolah, namun istimewa pula bagi seluruh keluarga yang di rumah. Waktu berkumpul bersama seluruh keluarga menjadi bertambah. Saat menikmati liburan di tempat rekreasi juga semakin banyak. Benar-benar sebuah keistimewaan yang bisa dinikmati bersama-sama.

Selain hari libur di atas, ada hari-hari istimewa lainnya walaupun bukan merupakan hari libur. Diantaranya adalah hari ulang tahun Anda, orang tua Anda, keluarga, kekasih, lembaga tempat Anda kerja. Hari peringatan tertentu seperti yang mungkin juga diperingati oleh berbagai bangsa di dunia seperti HUT Kemerdekaan, Hari Ibu, Hari Anak Nasional, hari Lingkungan Hidup Sedunia, Hari AIDS, dan lain sebagainya.

Di samping itu masih ada lagi hari atau tanggal meninggalnya seseorang yang bagi kaum tertentu selalu diperingati. Semua itu boleh digolongkan sebagai hari istimewa meski hanya untuk kalangan sempit saja.

Tahukah Anda keistimewaan lain di tahun 2008 ini?

Ya, ada angka cantik di dalamnya. Kalau di tahun 2007 ada tanggal 07-07-07 dan 20-07-2007, maka tahun ini juga ada angka 08-08-08 dan 20-08-2008.

Berikutnya ada beberapa tahun baru bagi masyarakat dari berbagai kalangan tertentu. Setelah tahun baru Masehi, ada tahun baru Hijriyah dan tahun baru Jawa yang waktunya bersamaan. Disusul tahun baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa atau Cina. Kemudian tahun baru Saka bagi pemeluk Agama Hindu.

Yang lebih istimewa lagi adalah tahun baru Hijriyahnya terjadi dua kali di sepanjang tahun 2008, yaitu tanggal 10 Januari dan 29 Desember 2008. Kaum muslimin pasti sangat bergembira karena tahun barunya diperingati dua kali di tahun Masehi, di awal tahun dan di akhir tahun, demikian pula dengan orang-orang Jawa. Tahun baru lain mungkin belum pernah kali ya.

Satu lagi yang bisa saya catat tergolong istimewa di tahun 2008, masih tentang tahun Hijriyah. Jika tahun baru Hijriyah terjadi dua kali di sepanjang tahun ini, maka tahun Hijriyahnya itu sendiri justru ada tiga di tahun 2008 dengan angka tahun yang berbeda.

Lho, bagaimana bisa demikian?

Inilah faktanya. Tanggal 10 Januari 2008 adalah tahun baru Hijriyah atau tanggal 1 Muharam 1429 H, maka sebelum tanggal 10 Januari merupakan akhir tahun 1428 H atau bulan Zulhijjah 1428 H. Jadi pada bulan Januari saja sudah ada dua tahun Hijriyah, yaitu tahun 1428 dan 1429 H.

Selanjutnya tanggal 29 Desember 2008 adalah tahun baru Hijriyah atau tanggal 1 Muharam 1430 H. Jika sebelum tanggal 29 Desember adalah bulan Zulhijjah atau akhir tahun 1429 H, maka sesudah tanggal 29 Desember merupakan awal tahun 1430 H atau bulan Muharam 1430 H. Jadi pada bulan Desember juga ada dua tahun Hijriyah, yaitu tahun 1429 dan 1430 H.

Dengan demikian di tahun 2008 ini ada tiga tahun Hijriyah, yaitu tahun 1428, 1429 dan 1430 H. Hal ini juga berlaku untuk tahun Jawa, karena tahun barunya kebetulan bersamaan waktunya dengan tahun Hijriyah.

7 thoughts on “Tahun 2008 Yang Istimewa

  1. Makasih informasinya, Mas. saya baru tahu, dalam satu tahun Masehi ada tiga tahun Hijriah yang berbeda…

    — — —
    *saya juga baru tahu ini setelah 10 hari mbak.

  2. ck..ck..ck..komplit ! kesempatan sekali seumur hidup mungkin ya menikmati keistimewaan spt ini….

    — — —
    *baru tahun ini rasanya ketemu tiga tahun hijriyah yang berbeda

  3. mudah2an tahun ini membawa keberkahan buat semua yahhh..btw, kebanyakan cuti bersama kayana gag produktif neh hehehe

    — — —
    *Rasanya memang tak produktif bagi kita yang dibebani target tertentu.

  4. waaaah warna ungunya bikin silau deeh :p
    slamat dan sukses di tahun baru yaa🙂

    — — —
    *kalo layar monitornya agak diredupkan, mungkin bisa mengurangi silaunya mbak.

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s