Kita Butuh Pemimpin Bukan Pejabat

Situasi negeri kita tidak juga makin membaik. Naiknya harga berbagai kebutuhan, antri minyak tanah, demo mahasiswa, aksi mogok makan, bentrok mahasiswa dengan aparat hingga keruwetan pada program BLT yang digulirkan pemerintah dan masih banyak lagi mewarnai pemandangan paska kenaikan harga BBM. Itu semua merupakan efek domino yang berimbas kepada rakyat kecil.

Program BLT yang sedianya ditujukan untuk kepentingan rakyat ternyata menuai kecaman banyak pihak. Tak sedikit kepala daerah yang menolak menerima BLT mengingat pengalaman telah lalu. Dari terjadinya kekacauan pada saat pencairan dana, BLT yang salah sasaran sampai protes dari mereka yang berhak mendapatkan namun tidak masuk dalam data orang yang berhak. Terakhir ada pula program bantuan untuk mahasiswa di perguruan tinggi.

Hampir semua opini menyatakan bahwa program BLT bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan ini. Berbeda dengan pemerintah yang menyatakan bahwa BLT adalah solusi yang cukup baik bagi rakyat miskin. Akan tetapi apapun anggapan orang, pemerintah tetap terus berjalan dengan programnya itu.

Sebelumnya, masyarakat juga sempat resah oleh program konversi minyak tanah ke gas. Kita semua tahu bahwa di tingkat bawah, pemakai minyak tanah untuk konsumsi rumah tangga masih sangat banyak sekali jumlahnya. Belum lagi di kalangan para pedagang dan usaha kecil terkena imbasnya. Rasanya tak mungkin, mereka begitu saja mau beralih dari minyak tanah ke gas mengingat biaya operasioanal dan sebagainya menjadi pertimbangan.

Di samping itu, konversi minyak tanah membuat beberapa usaha kecil ada yang gulung tikar misalnya usaha pembuatan kompor minyak, lampu minyak tanah, pembuatan sumbu juga usaha lain yang mengandalkan minyak tanah untuk operasionalnya. Kebijakan tersebut beresiko menambah jumlah pengangguran, terutama bagi pedagang yang menjajakan produk-produk terkait dengan cara berkeliling. Kalau sampai koleps juga, lantas mereka harus cari kerja apalagi untuk menghidupi keluarga.

Dalam kondisi negara yang seperti ini maka dibutuhkan seorang pemimpin. Pemimpin yang bisa menggelorakan lagi semangat rakyat agar bisa bangkit bersama-sama melawan keterpurukan. Pemimpin yang dipercaya rakyat dan dekat dengan rakyat. Sudah banyak kita dengar berbagai komentar yang mengkritisi kepemimpinan paska orde baru yang belum membuahkan hasil. Di saat negara lain mampu bangkit dari krisis ekonomi beberapa waktu yang lalu, kita masih saja berkutat dengan persoalan yang semakin kompleks.

Masa lalu menunjukkan bahwa kondisi yang sama bahkan lebih parah dialami bangsa ini. Masih kita ingat tokoh-tokoh pemimpin seperti Soekarno, Hatta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX hingga Ali Sadikin dan juga Sri Sultan Hamengkubuwono X di era reformasi dll yang berjuang tanpa pamrih demi kepentingan negara dan rakyat. Bahkan Pak Harto yang kontroversial pada masa kepemimpinannya, diplomasi Indonesia di tingkat internasional demikian kuatnya sehingga persoalan Timor-timur  dapat bertahan selama beberapa tahun tanpa terusik hingga akhirnya lepas setelah Pak Harto lengser. Demikian juga masalah hukum laut internasioanl bisa sukses dan mendapat dukungan negara lain.

Pemimpin yang kita butuhkan untuk mengatasi persoalan-persoalan bangsa sekarang ini belum juga muncul. Banyak yang menyebutnya sebagai “satriyo piningit”, akankah ia muncul dalam waktu dekat? Kita belum mengetahuinya, apakah ia berasal dari keturunan raja, bangsawan, TNI, politisi, artis atau dari kalangan rakyat biasa.

Singkatnya, yang kita butuhkan saat ini hanyalah pemimpin yang mampu membawa kesejahteraan, keamanan, keadilan dan ketenteraman  bagi rakyat kecil dan negara kita. Pemimpin yang bisa membangkitkan semangat rakyat dan  berjuang bersama-sama untuk menuju ke Indonesia yang lebih baik. Baik di mata rakyat maupun di mata dunia.

Tak usah kita perdulikan apa kata dunia, tapi apa kata rakyat tentang negeri ini.  Ya, kita butuh pemimpin bukan pejabat, apalagi seorang pemimpi yang ingin jadi pemimpin hanya untuk kepentingan diri sendiri.

Iklan

13 thoughts on “Kita Butuh Pemimpin Bukan Pejabat

  1. leres gandos semua atur sampeyan kang!
    terus gimana dengan sandi noto nogoro yo?

    *Mungkin masih berlaku, hanya saja harus melalui jaman kalabendu dulu ndoro.

  2. Sekarang, mo percaya sama pemimpin kita pun udah malas. Ga ada lagi rasa keamanan & kenyamanan sekarang ini.

    *ya, setiap pergantian pemimpin selalu saja begitu

  3. tapi sayangnya, yang bisa memimpin ga berkesempatan (dibikin ga bisa) menjabat, dan yang menjabat ga da yang bisa memimpin, po ra ruwet..

    *Dan akan semakin ruwet kalo hanya memperebutkan jabatan dengan membawa nama rakyat

  4. Mungkin sudah saatnya, yang muda diberi kesempatan untuk memimpin…

    *Seperti yang sudah terjadi di beberapa daerah itu kan??

  5. Gimana ya biar dapet pemimpin yang ideal seperti impian mas Mufti? apa sistem penyaringannya harus di ubah ya? lha para elit yang mau maju jadi pemimpin di Pemilu tahun depan aja sekarang kerjanya saling serang dan saling menjatuhkan…dan saya sangat yakin bukan tipe yang seperti itu yang dibutuhkan Indonesia saat ini…trus sopo ya? Mas Mufti wae po? gelem ra?

    *Gelem wae mas. Ning yo mung siji, sing nggaji ora gelem.

  6. kita aja yuk yg jadi pemimpin
    ayo, ajukan capres dari kalangan bloggers
    hehe…

    *usul yang bagus nih, ayo siapa yang mau dicalonkan?

  7. ia nih…

    ntar lagi pemilu, musti paham banget sama calon2 pemimpin yg akan maju nanti …

    moga blogger bisa memfasilitasi

    *Siapa tahu, Blogger ada yang menjadi capres atau cawapres.

  8. itu orang pada rebutan rame2 nyalon jadi pemimpin (tentunya yg punya duit banyak utk kampanye) apa ndak ngeri ya , begitu banyak masalah yang ada di tanah air, heran … para aktris juga ikut2an nyalon

    *Barangkali karena ada semboyan “bersama kita bisa” (emangnya bisa apa sih!)

  9. bener banget
    kita butuh pemimpin, leader yang kuat, tangguh, yang setiap helaan nafasnya aja selalu mikir buat manfaat kepada sebanyak banyak mahlukNya…bukan yang selalu mikir “gue dapet apa ya…., gue dipuji nggak ya…”

    btw…trims udah mampir
    tulisan tulisannya keren berbobot

    *Makasih mamah, semoga bermanfaat…

  10. hehe pemimpin seperti yang dikehendaki bakal kesampean kalo prosedur untuk bakal jadi pemimpin gag perlu keluar uang hehehe

    *jadi gak perlu pula balik modal, gitu khan…

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s