Tidur Pulas Tanpa Kantuk

Susah tidur atau insomnia merupakan suatu penyakit di jaman modern. Ruwetnya kehidupan, beban pikiran dan tekanan-tekanan dalam hidup seringkali menjadi penyebab terjadinya insomnia. Demikianlah, orang sulit tertidur karena kehidupan jadi pikiran, padahal seharusnya dia hanya diminta berpikir untuk bisa hidup. Akan tetapi penyebab yang paling umum dari insomnia adalah obat tidur.

Memang tak berlebihan kiranya jika seseorang yang menderita susah tidur larinya ke obat-obatan. Ada memang, obat yang dapat memudahkan seseorang untuk tidur. Namun efeknya dalam jangka panjang akan menyebabkan ketergantungan. Karena obat tidur biasanya menambah waktu tidur dalam satu sampai dua minggu pertama. Efektivitas obat  akan hilang setelah dua minggu. Kalau penggunaannya sampai memakan waktu lama, selain ketergantungan yang terjadi, orang juga akan kecanduan sehingga akan selalu mengkonsumsi obat tidur.

Orang yang menelan pil tidur selama beberapa minggu kemudian berhenti, dia akan menderita susah tidur dan kemungkinan tidak dapat tidur sama sekali. Begitu seringnya mengkonsumsi obat tidur, lama-lama orang akan menjadi kebal sehingga dosis yang dibutuhkan dari waktu ke waktu akan semakin bertambah. Seiring dengan itu, akan  tumbuh pula keyakinan bahwa tanpa obat tidur maka seseorang tidak akan pernah bisa tidur.

Seorang ahli dari Stanford University mengatakan, bahwa satu-satunya pengobatan efektif bagi penderita susah tidur justru mengurangi pemakaian obat tidur itu sendiri, tentunya dengan pengawasan dokter. Masyarakat cenderung bertindak sendiri tanpa meminta pertimbangan orang yang ahli atau dalam hal ini dokter. Apalagi berbagai jenis obat tidur saat ini banyak dijual bebas di pasaran.

Obat tidur memang menjadi pilihan utama ketika insomnia menyerang. Kebanyakan orang tidak berpikir ke depan akan efek yang ditimbulkannya. Inginnya langsung memperoleh hasil instan, cepat tidur dan beristirahat. Celakanya, obat tidur dengan berbagai jenisnya itu sangat mudah didapatkan.

Seiring dengan kemajuan jaman, satu tim ahli psikologi pada Lembaga Penyelidikan Psikologi Nasional Pemerintah Jepang di Tokyo telah berhasil membuat ekstrak benda berasal dari  batang otak tikus yang bisa mendatangkan kantuk, yang disebutnya dengan SPS (Sleep Promoting Substance) atau substansi penyebab kantuk.

Mereka mengemukakan bahwa dalam hal pembuatan ekstrak SPS murni ini berbeda dengan cara yang dipergunakan oleh Amerika atau Swiss. Di sana SPS diambil dari cairan yang terdapat pada otak dan darah, sedangkan di Jepang pada batang otaknya.

Dengan penelitian-penelitian lebih lanjut diperoleh SPS sintetis yang kemudian diproduksi secara besar-besaran. Obat tidur dari SPS sintetis inilah yang diklaim sebagai pil tidur tanpa menimbulkan akibat sampingan terhadap pemakainya. Pil tidur ini yang sekarang sering dipergunakan oleh orang selain pil tidur dari jenis lain dengan bahan baku dari tumbuh-tumbuhan.

Meskipun tidak menimbulkan efek samping, yang namanya obat tetap saja diolah secara kimiawi. Sedangkan organ tubuh yang paling berkepentingan untuk menyaring zat-zat kimia yang masuk dalam tubuh adalah hati. Bukan tidak mungkin, hati akan bekerja lebih berat lagi dalam mengeluarkan racun-racun yang ngendon dalam tubuh. Belum lagi zat-zat kimia yang terdapat dalam makanan yang kita konsumsi setiap hari.

Mengingat hal di atas, maka cara paling aman untuk tidur adalah secara alamiah. Tubuh memiliki sistem sendiri yang akan mengatur kapan kita tidur dan kapan kita bangun. Mengantuk adalah cara tubuh untuk memberitahukan bahwa tubuh ini perlu istirahat dan tidur. Selain berfungsi untuk mengistirahatkan organ-organ tubuh, tidur juga akan memberikan kesegaran baru.

Ada banyak cara yang dipergunakan orang sebagai pengantar tidur, namun tidak sedikit orang yang memaksa dirinya dengan pil tidur. Apakah cara terakhir ini memang manjur dan mendatang kenikmatan tersendiri.  Jika dicermati dengan seksama, pasti lebih nikmat tidur secara alamiah yang didahului dengan rasa mengantuk daripada tidur  tanpa kantuk alias dipaksa tidur dengan pil tidur.

11 thoughts on “Tidur Pulas Tanpa Kantuk

  1. gara-gara euro bakal banyak yang keserang penyakit insom, karna nunggu begadang hingga pertandingan usai. hehe

    *dah ngantuk pun terpaksa tak tidur….

  2. wah temenku ada neh yg kena insomnia parah banget mas. giamna ngatasinnya tapi tanpa obat tidur yah?

    *yang parah begini mesti melibatkan dokter nih…

  3. tidur pas saat ngantuk2nya emang nikmat abisss🙂 tp kadang kerjaan mbikin tidur jadi terganggu. jam biologis jadi berantakan. mau gak mau dibiasakan lagi tidurnya.d

    *setup ulang jam biologis nih…

  4. ada teman yg insomnia…..katanya yg ampuh buat dia justru baca ayat kursi sblm tidur……saya percaya sekali !

    *ya, berdoa sebelum tidur harusnya menjadi kebiasaan

  5. klo mau tidur tapi susah biasanya aku ngadepin tts, langsung deh rasa kantuk dateng

    *bukannya malah asyik mbak…

  6. kalo saya susah tidur, olahraga bentar
    lari2 kecil di kamar
    ato mengurut kaki, supaya aliran darah lancar
    trus tidur deh..

    *ditambah satu gelas susu manis lebih asyik…

  7. obat tidur pa donk yang aman tp cukup berkhasiat,,???
    dan reksinya tidak terlalu lama….

    *monggo, untuk obat2an silahkan konsultasikan saja ke dokter yang berwenang.

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s