Hujan Bukanlah Bencana

Hujan merupakan rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang diturunkan kepada manusia di muka bumi ini. Hujan yang turun setelah sekian lama dinantikan berangsur-angsur meredakan cuaca panas dan gerah yang kita rasakan sejak beberapa waktu belakangan ini. Banyak orang yang senang menyambut datangnya hujan. Hampir semua wilayah di Indonesia sudah terguyur hujan. Kini panas dan gerah telah berganti. Hawa dingin terasa seiring dengan turunnya hujan lebat menyiram bumi.

Jika kita amati, tumbuhan yang sudah meranggas di musim kering telah mulai bersemi. Begitu pula dengan biji-bijian yang tertidur sudah menampakkan tunasnya. Buah-buahan yang munculnya hanya di musim hujan juga sudah dapat kita jumpai di pasar, misalnya buah rambutan dan mangga.

Para petani yang memiliki sawah dengan sistem tadah hujan, kini sibuk menggarap lahannya untuk ditanami padi. Biasanya pekerjaan seperti ini hanya dilakukan sewaktu musim tanam dan musim panen saja. Aktivitas atau pekerjaan mereka selama menunggu masa panen kebanyakan menjadi pedagang di kota lain. Barulah ketika musim hujan tiba, mereka ramai-ramai pulang untuk  bertanam, demikian juga waktu panennya.

Musim hujan sering ditandai dengan banyaknya musibah yang terjadi. Banjir kerap menjadi langganan bagi kota-kota besar yang sistem drainasenya buruk. Selokan mampat, air sungai penuh sampah sudah menjadi hal yang biasa sehingga saat hujan lebat tak cukup menampung air hujan. Luapan air yang tidak tertampung ini kemudian menggenangi jalan raya maupun gang di wilayah perkampungan.

Hujan lebat disertai angin kencang tak jarang menumbangkan pohon-pohon yang ada di pinggir jalan. Selain itu, bencana tanah longsor juga mengancam mereka yang tinggal di daerah perbukitan. Korban yang jatuh akibat bencana tersebut kerap kita dengar melalui berbagai berita yang beredar baik melalui surat kabar, radio maupun televisi.

Sarana transportasi juga tak luput terkena imbas dari musim hujan. Cuaca buruk menyebabkan pesawat gagal mendarat atau mengudara bahkan membatalkan penerbangannya. Demikian pula badai besar dan gelombang tinggi, mengancam kapal yang sedang berlayar. Kereta anjlok, tanah amblas dan rel putus turut menjadi berita hangat seputar sarana transportasi. Kecelakaan di jalan raya, baik di dalam kota maupun di luar kota melengkapi musibah di dunia transportasi.

Apalagi yang sering terjadi di musim hujan? Ya, listrik terkadang mengalami pemadaman jika hujan yang turun sangat deras dan berpotensi membahayakan. Hujan deras sepanjang hari tanpa berhenti dapat menyebabkan terjadinya konsleting aliran listrik. Tak hanya yang di rumah-rumah dan gedung perkantoran saja, sepanjang jalan raya yang penuh tiang listrik berjajar pun dapat terjadi konsleting.

Air tergenang bisa menyebabkan penyakit demam berdarah. Pemerintah melalui dinas kesehatan biasanya terus mengeluarkan himbauan untuk memerangi DB dengan melakukan 3M. Masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kesehatan mereka agar tidak terserang penyakit selain DB seperti diare, muntaber dan influenza. Memang, penyakit-penyakit tersebut  sering bermunculan menyerang masyarakat sepanjang musim hujan.

Yang paling susah adalah pedagang es karena dagangannya mungkin sekali tidak laku ketika turun hujan lebat. Semua yang serba es kemungkinan akan dihindari selama musim hujan. Banyak yang rentan terkena flu, jika mengkonsumsi es terutama anak-anak terlebih jika es dikonsumsi saat cuaca dingin. Namun ada juga yang daya tahannya cukup kuat sehingga minum es dalam cuaca yang dingin tak mempengaruhi kondisi tubuhnya.

Saat hujan tentu kita menginginkan yang hangat-hangat. Tak jarang wedang ronde atau sekoteng menjadi menu minuman yang nikmat. Makan pun paling nikmat pakai yangb berkuah semisal bakso, soto, sop dan makanan berkuah lainnya. Menyantapnya pun selagi masih panas, sebab jika sudah dingin akan kuranglah kenikmatannya.

Pedagang mantel atau jas hujan dan payung bisa menuai panen. Penyedia jasa ojek payung pun tak ketinggalan. Rejeki di saat hujan mengguyur tetaplah ada, terbukti dengan keberadaan mereka. Pengguna sepeda motor pasti tak akan pernah lupa membawa jas hujannya. Berjaga-jaga agar jika terjadi hujan perjalanan tetap lancar, tak perlu berhenti untuk berteduh. Mobil pribadi juga sudah barang tentu menyediakan payung di dalamnya untuk keperluan ini. Jika bukan karena terpaksa sekali saya yakin banyak orang malas keluar rumah ketika terjadi hujan lebat.

Nah, ini yang sering terjadi di rumah kita. Genteng retak, bocor sampai pecah baru ketahuan ketika hujan begitu derasnya mengguyur. Kadang hal ini luput dari perhatian kita saat musim kemarau. Banyak yang mengira jika genteng rumah aman-aman saja, padahal panas yang menerpa bisa menyebabkan genteng memuai hingga terjadi keretakan. Posisi genteng yang berubah juga mengakibatkan air hujan masuk ke dalam rumah. Selain itu saluran air atau talang juga baru ketahuan mampetnya.

Hujan sebagai rahmat Tuhan Yang Maha Esa patut kita syukuri. Di satu sisi memang ada yang merasa rugi, di sisi lain ada yang merasa untung. Tuhan menurunkan hujan bukanlah untuk menimbulkan bencana bagi manusia, namun sebagai keseimbangan musim dan bagi sebagian makhluk lainnya sebagai waktu yang tepat untuk berkembang biak.

Hampir setiap kita merasakan hawa dingin saat hujan mengguyur dengan derasnya apalagi di waktu malam. Belum lagi bila hujan itu disertai dengan angin kencang dan halilintar menggelegar. Menurut Anda saat terjadi seperti ini, enaknya ngapain ya…??

12 thoughts on “Hujan Bukanlah Bencana

  1. Tiduuur…itu paling enak… Tapi kadang2 saya malahan buka jendela dan ngeliatin hujan sambil selimutan, itu juga seru… (^_^) I love rain, it’s definitely a blessing…

    ——
    *apalagi kalo ada yang nemenin…

  2. semua tetep punya sisi baik buruk. api juga pak. sbg teman kedinginan atau cahayanya yg mampu menerangi saat lampu mati tapi berubah bencana saat menjadi biang kebakaran.

    ——
    *Betul mas, setiap hal tidak lepas dari sisi baik dan buruknya.

  3. Raining Gate , setiap datang hujan banyak eksesnya . Padahal hujan adalah salah satu rahmat

    ——
    *kita mestinya bersyukur atas segala rahmat yang dianugerahkanNya

  4. wah .. di mana2 lagi mbahas hujan, besok Insya Allah postinganku juga ttg hujan

    hujan buatku mas sama dengan berkah🙂

    ——
    *berkah juga bagi seluruh alam

  5. Saya paling suka kalau hujan
    apalagi kalau hujan duit
    wahh pengen juga hujan Donita

    hahahahahaha

    ——
    *hujan duit? ntar gak ada yang jual dagangan dong, lha sudah punya duit semua

  6. jika hujan datang menerpa,
    waspadalah!!!
    karena demam dan flu sedang mengintai anda
    maka,

    jaga kondisi, biar tetap fit dalam beraktivitas

    salam kenal….

    ——
    *benar, termasuk diare juga karena hawanya yang lembab

  7. Saya paling serem klo hujan disertai guntur dan halilintar. Saat itu jelas sekali alam tidak bersahabat, karena kita tidak bs nyaman berada di luar dgn kondisi demikian. Kalo sudah ada gejala2 hujan saya memilih utk stay di rumah, beristirahat saja.

    ——
    *memang, lebih baik berdiam diri di dalam rumah sambil menikmati makanan kecil dan minuan panas pasti lebih nikmat.

  8. Hujan…minum wedang jahe, dan makan pisang goreng…sedaaap…
    Tapi kalau hujan campur petir baru serem

    ——
    *kilatnya aja sudah terlihat serem, kalau menggelegar pasti tambah serem deh.

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s