Rambutan Dan Jenis Rambutnya

RambutanAnda tahu rambutan?

Benar, rambutan adalah salah satu jenis buah yang sering kita jumpai. Kalau sedang musimnya, buah yang satu ini mudah didapatkan. Tak jarang,  di pekarangan pun buah rambutan banyak ditanam orang. Rambutan, buah yang berambut. Kata orang bukan merupakan buah langka atau buah yang mahal harganya.

Itu mengenai sedikit tentang rambutan. Tetapi, posting ini tidak mengulas tentang rambutan. Karena rambutan buah yang berambut, maka rambut sebagai kaitan dalam tulisan ini yang akan saya bahas.

Siapa pun pasti memiliki rambut. Entah pria, wanita, orang tua, anak-anak bahkan bayi juga memiliki rambut. Tumbuhan, juga ada yang punya rambut. Jagung merupakan salah satu jenis tumbuhan yang berambut. Demikian pula binatang, rambut yang dimilikinya sering disebut dengan bulu, kecuali binatang yang mempunyai rambut sangat banyak. Misalnya kuda dan singa jantan, rambut yang ada padanya tidak disebut bulu tapi surai.

Akan halnya manusia, semua memiliki rambut, jenisnya pun bermacam-macam. Ada yang panjang, pendek, keriting, lurus dan berombak. Orang, kalau rambutnya dicukur habis pastilah akan disebut gundul. Gundul berarti tidak punya rambut. Tetapi ada orang yang tak berambut yang bukan gundul. Itulah botak, karena rambutnya rontok dan sudah tak bisa tumbuh lagi.

Tahukah Anda? Ternyata rambut yang ada pada diri kita memiliki bermacam-macam sebutan.

Di mulai dari bagian paling atas, di kepala. Rambut sering diistilahkan sebagai mahkota. Adanya rambut di kepala yang bisa dibentuk dengan berbagai model akan membuat orang terlihat lebih menarik. Terutama para wanita dalam berhias, hal utama yang diperhatikan adalah rambutnya.

Tak sedikit orang yang merasa perlu menyesuaikan rambut dengan busana yang dikenakannya. Kalau perlu rambut palsu pun (wig) digunakan agar dandanan tidak mudah rusak bila terkena angin atau keringat. Begitu pula dengan sanggul atau konde, sering dipakai ketika ada acara-acara resmi. Misalnya saja pada acara wisuda, kaum wanitanya sebagian besar memakai sanggul.

Dari kepala, turun sedikit di situ ada alis. Alis merupakan rambut yang tumbuh di atas mata. Alis ini pun kadang perlu diatur sedemikian rupa sehingga orang terlihat lebih menawan. Dan bentuk alis juga bermacam-macam, tak jarang perias pengantin merasa perlu mengurangi sedikit alis dari sang pengantin agar menjadi lebih pantas.

Agak ke bawah lagi terdapat bulu mata. Ya, rambut yang tumbuh di mata dinamakan bulu mata, bukan rambut mata. Fungsinya selain mempercantik diri, bulu mata ini juga akan menahan keringat, debu dan kotoran halus lainnya yang akan masuk ke dalam mata. Bulu mata, merupakan salah satu rambut yang tumbuh pada diri kita.

Sedikit ke samping, di situ ada jambang atau brewok. Jenis ini merupakan terusan dari rambut di kepala yang tumbuh memanjang sampai ke pipi. Ada yang menyebutnya godek, kalau tumbuhnya tidak lebat. Orang yang kondang dengan sebutan Pak Brewok, pastilah brewok yang dimilikinya demikian lebat.

Di dalam hidung, ada bulu hidung yang berfungsi menyaring kotoran agar tidak ikut terhirup sampai ke paru-paru. Kotoran yang nyangkut di bulu hidung ini, kondang dinamakan upil. Orang yang senangnya ngupil mungkin lebih tepat kalau dipanggil “upilator” he… he… he…

Kemudian di bawah hidung, tepat di atas bibir orang menyebut rambut  yang tumbuh sebagai kumis. Kumis atau misai hanya khusus lelaki punya. Kalau wanita iri biarkan saja, rasanya ngeri deh kalau wanita punya kumis. Kumis ini pula yang mambuat kaum wanita merasa geli, bahkan sampai terpingkal-pingkal dibuatnya. Benar khan? Hayo ngaku saja…

Di bawah bibir, kita mengenal jenggot atau janggut. Kaum muslimin di timur tengah banyak yang memelihara jenggot. Sunnah nabi, demikian mereka mengatakan. Memang, bagi kaum laki-laki, memelihara jenggot adalah sunnah. Dalam sebuah hadits pun ada disebutkan tentang hal ini. Tapi jangan samakan orang yang berjenggot ini dengan kambing. Kambing memang memiliki jenggot, tapi itu sudah kodratnya begitu. Kalau orang, tak semua berjenggot dan mau memelihara jenggot.

Satu lagi tepat di bawah bibir bagian bawah dan di atas jenggot, ada satu jenis rambut tumbuh di situ. Entah apa namanya, yang jelas bukan dikatakan kumis, bukan pula jenggot. Ada yang menyebutnya “takujeng” alias Tak Kumis Tak Jenggot. Anda tahu apa nama aslinya???

Beralih lagi ke bawahnya. Tepat di bawah pangkal lengan, ada ketiak. Nah, di tempat itu tumbuh apa yang dinamakan dengan bulu ketiak. Orang Betawi bilang itu bulu ketek. Dari sinilah lantas muncul istilah “burket” dan bau badan ditengarai berasal dri tempat tersebut. Jarang orang mau memelihara bulu ketek, sekali tumbuh pasti akan langsung dicukur habis. Apalagi model peragawati atau mereka yang ikut kontes miss-missan dan putri-putrian itu. Saya yakin tak ada seorangpun yang  bulu keteknya bertengger di ketiaknya.

Di dada banyak orang yang mempunyai bulu dada, kecuali wanita. Lelaki India atau barat dalam film-film itu sering terlihat memamerkan dadanya yang berbulu lebat. Pria yang dadanya berbulu lebat, biasanya berbadan besar dan tegap. Apa ini melambangkan pria macho? Bagaimana mereka yang dadanya halus bersih? Ah, entahlah…

Di kaki dan tangan pun ditumbuhi bulu-bulu. Kalau yang ini, tak hanya pria saja yang punya, wanita juga ada yang kaki dan tangannya ditumbuhi bulu. Hanya saja tingkat kelebatannya berbeda. Pada wanita, kebanyakan yang tumbuh adalah bulu-bulu halus. Pria dengan bulu lebat di kaki dan tangannya rasanya wajar-wajar saja. Berbeda dengan wanita, bulu lebat yang tumbuh di sana mungkin akan terkesan sangar dan menakutkan.

Terakhir, yang ada diantara dua paha. Bukan disebut bulu, bukan juga rambut.  Ada sebutan namanya sendiri. Apa namanya ya?  Wah, tak sampai hati nih untuk menulisnya. Ya sudahlah… tak usah dibahas.  Pasti kita semua juga sudah pada tahu kok.

Yang jelas, siapapun yang suka rambutan, ya silahkan saja nikmati buah yang berambut itu. Kebetulan saya juga suka, tapi sayangnya sekarang lagi tidak musim.

Iklan

21 thoughts on “Rambutan Dan Jenis Rambutnya

  1. Mas Mufti, sebelum cerita rambut sebenarnya di awali dengan bagaimana asal muasal rambut itu sendiri. Kalau gak salah cerita asal muasal rambut yan aku denger dari anakku begini. Pada jaman dahulu, kala bilangnya, ada dewa yang turun ke bumi dengan membawa sebuah terompet yang di bunyikan berulang-ulang untuk mengumpulkan seluruh orang-orang yang ada di muka bumi bahwa 3 hari lagi ada pembagian rambut sekalian Dewa tadi juga membawa sepasang suami istri yang sudah dilengkapi dengan rambut, memang tampak cantik angun dan menawan di bandingkan dengan orang-orang yang belum mendapatkan rambut. Nah pada hari H nya itulah karena diberikan secara serentak dan di batasi dengan waktu maka tidak semua orang rambutnya sama. Kenapa demikian, itulah manusia yang mempunyai sifat angkara murka, lupa kalau itu tadi adalah hasil pemberian dan yang terjadi dalah saling berebutan, yang kuat akan mendapatkan banyak, yang lemah akan mendapatkan sedikit, bahkan juga ada yang tidak mendapatkan sama sekali. Sebagai contoh, yang rambutnya lurus dan panjang pasti mendapatkan di awal dan masih mempunyai waktu untuk menatadan merapikan rambunya, yang rambutnya keriting, kusut dan lungset itu ngak kebagian secara langsung tapi mendapatkannya dari rambut yang jatuh dan ke injek-injek. Trus yang dapatnya banyak sedangkan rambut di kepalanya sudah penuh maka di taruhlah di keteaknya, jadilah bulu ketek, ada yang didadanya bulu simbar, ada yang di janggutnya, yang lembut-lembut dan halus yang masih menempe di tangal di usaplah di kakinya dll. Begitu cerita anakku tentang Rambut.

    — — —
    *makasih banget atas tambahan ceritanya sehingga bertambah lengkap perihal rambut ini

  2. wah wah, malam-malam begini ngomongin rambut. rambut memang hebat. semakin lebat-semakin nyaman katanya …

    — — —
    *sebelah mana mas yang semakin nyaman???

  3. ngekek aku mocone mas..rodo2 serr..tapi yo emang begitulah..rambut itu mahkota katanya..enggak bakal canti atau ganteng jika tidak berambut..bayangin deh..wes gundul alise gak ada,bulu matanya juga musnah..hayyoooo wedi rak?

    — — —
    *kalau itu kan yang sering nongol tiap malam jumat kliwon mas Nasori

  4. ngakak saya bacanya, asyik tenan dah…bener kata mas nasori, sempat gundul semua.. gak kebayang deh.. tapi coba kita bayangin bersama, kok bisa tumbuh tu rambut ya ?? dari mana datang nya ?? hahah( bisa edan mikirannya mas)

    — — —
    *Tumbuhnya di tempat2 tertentu lagi. Tapi kalau tumbuhnya kan tetap dari dalam mas…

  5. rambut yang berada di sekujur tubuh memiliki fungsi sendiri2..
    wah..lucu juga klo orang tidak berambut
    nggak kebayang gimana rupanya
    wkwkwkwk

    — — —
    *tapi ada lho orang cerdas, pandai yang rambutnya aneh bin unik, coba aja lihat gambar Albert Einstein

  6. tulisan segar. saya rambutan belum musim 😉
    salam kenal.

    — — —
    *Kalau musim rambutan pasti lebih segar pak. Makasih dah berkunjung kemari…

  7. wah stres… aku tau rambut yang terakhir.. namanya jembus wedut! horeee… !! aku berani to membahasnya…

    — — —
    *he… he… itu kan yang di tempatnya mbah Maridjan di Gunung Merapi mbak. Eh bukan, itu wedul gembes ding…

  8. tp skr malah jadi trend tanpa bulu….kecuali bulu mata dan alis…..>>bkn tms aku lho 😀

    — — —
    *kalo ada trend tanpa bulu hidung, gimana ya?

  9. waaaa…aku jadi pengin rambutan….tenan kij…ga ada yg juwal disini..klo ada harganya sebiji rambutan bakalan dapat 3 kilo di Indonesia…

    dikau lupa membahas…bulu kuping…..hayoooooooooo…..

    — — —
    *Mmm… bulu telinga sebutannya apa ya. Ada yang tahu?

  10. jadi musim rambutannya kapan mas?:D

    — — —
    *tunggu aja kalau buahnya dah berambut mbak, sekarang kan belum

  11. Paling enak itu rambutan Binjai, dagingnya tebel dan manissssssssss bgd.

    — — —
    *banyak sekali yang suka dengan jenis ini

  12. Mas kita bahas yg nggak sampai hati ditulis itu yuuk….

    kita sambil duduk diangkringan yg jual wedang jahe plus wedang rambutan

    — — —
    *bahasnya di angkringan, ini baru asyik pak…

  13. jadi gak lengkap dong kalo rambut yang itu gak dibahas 😀

    — — —
    *perlu tempat yang tepat bang untuk membahasnya, biar seru gitu…

  14. di sini juga ada yg njual rambutan mas di toko asia, tapi muahal banget deh .. mending beli klengkeng saja, walau harganya juga lumayan tapi dijamin pasti manis

    — — —
    *Rambutan termasuk kategori buah impor ya…

  15. Wah.. Wah.. Hari gini ngmongin rambut.. Kasian to yo ma yg gundul2 tu, he . .

    — — —
    *bukan maksud hati menyinggung yang tak punya rambut, tapi ngomonginnya kan dah dari dulu!!!???

  16. iya ya kasihan yang kepalanya gundul. Tapi kan bisa pakai wig hehe. Salam dingin2 hangat panas

    — — —
    *tapi tetap saja tak punya rambut dalam wujud aslinya

  17. Thanks for all of your work on this web page. Debby loves getting into investigations and it’s really easy to understand why. Most people notice all about the compelling form you render great ideas by means of the web blog and therefore boost contribution from others on this point plus our own princess has been becoming educated a lot. Have fun with the rest of the year. Your performing a fantastic job.

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s