Setenar Mbah Surip Di Televisi

Mbah Surip2Berbagai media masih terus menayangkan dan mengulas perihal Mbah Surip. Sosok seniman sederhana, cool dan sering membuat orang senang sekaligus tertawa. Dalam membawakan lagu, seringkali tawanya yang khas dibarengi dengan tingkah yang membuat geli siapa saja yang melihatnya. Sampai-sampai ketika beliau meninggal, Presiden SBY pun menyempatkan diri untuk menyampaikan bela sungkawa atas kepergiannya.

Namun tulisan ini bukan untuk mengulas lagi tentang sosok Mbah Surip yang sedang tenar itu. Sudah banyak yang mengulas, menulis dan membicarakan tentang simbah dari acara entertaint di televisi, radio, koran, hingga blog dan media lain di jagad maya ini.

Ketenaran seseorang tentu tidak lepas dari yang namanya media. Apapun medianya, kalau nama maupun foto seseorang kerap tampil dan sering disebut-sebut di sana, tentu menjadi perbincangan di masyarakat. Media mampu mengangkat ketenaran seseorang secara langsung dalam waktu demikian cepat. Khususnya media televisi, tak perlu diragukan lagi perannya.

Peran televisi dalam kehidupan masyarakat sudah tidak bisa dikesampingkan. Acara-acara yang disajikan seringkali mampu mempengaruhi masyarakat, baik dari sisi positif maupun negatif. Sebagai contoh, masyarakat yang tadinya biasa-biasa saja dapat berubah menjadi konsumtif setelah disuguhi oleh gencarnya tayangan iklan yang menawarkan bermacam-macam produk. Begitu pula tayangan sinetron yang banyak menjual mimpi, materialisme, keributan hingga kekerasan mampu mempengaruhi perilaku pemirsanya.

Namun dibalik sisi negatif selalu ada sisi positif. Soalnya tayangan televisi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari pun tidak sedikit. Sebut saja acara semacam kuis berbasis pengetahuan, dunia satwa, olahraga, pariwisata, bisnis dan usaha, berita terkini, sekolah rumah, dan acara lainnya yang mampu memberikan dampak positif. Itu semua merupakan dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan.

Banyak orang maupun tokoh yang namanya semakin dikenal luas setelah ditayangkan secara beruntun melalui televisi. Terkadang sisi buruk dari seseorang pun tak luput ditampilkan bahkan diulas secara tuntas untuk meningkatkan rating. Info perceraian, perselingkuhan, penipuan, kasus narkoba, korupsi dan sebagainya turut mengangkat nama yang bersangkutan menjadi negatif di mata khalayak.

Sebagaimana Mbah Surip, setelah meninggal namanya justru semakin disebut-sebut. Lagu-lagunya semakin sering diperdengarkan tak hanya oleh satu stasiun televisi saja. Namun hampir semua stasiun televisi tidak ketinggalan memperbincangkan Mbah Surip dari berbagai versinya. Sama seperti saat Michael Jackson meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Mendadak, lagu-lagunya Jacko laris manis diburu para penggemarnya, termasuk lagu-lagunya yang sudah jadul.

Banyak artis maupun tokoh yang namanya dibesarkan oleh media televisi. Artis lokal pun tak jarang namanya menjadi terkenal setelah ia menembus dunia televisi nasional. Misalnya saja Kelik Pelipur Lara (Wapres Ucup Kelik), Mbah Darmo (nama lokalnya Beni Kuncung) dalam Sulap Selip, Sule (API), Marwoto (ketoprak humor), Feri, Tia, Delon, Gisel, Siti KDI, Aris Idol dan nama-nama lain yang pernah ikut kontes idol-idolan.

Belakangan kita pun kenal nama Limbad, Joe Sandy, Abu Marlo, Romedal, Mbah Tarno dan kontestan The Master lainnya. Bahkan Deddy Corbuzier dan Romy Rafael semakin kondang begitu ia menjadi juri dan bikin acara show sendiri. Deddy bikin acara show Mentalist, Romy Rafael dalam Hipnotis.

Tak ketinggalan Uya Kuya, dulu ia punya acara Hari yang Aneh. Kini mengusung acara Uya Memang Kuya, mau menyaingi atau sentiment dengan acara The Master tuh? Atau sekedar unjuk penampilan bahwa ia juga bisa melakukan seperti apa yang ada di The Master. Ah, entahlah…

Yang jelas, tenarnya seseorang bisa karena ia melakukan hal-hal yang konyol, tragis, bahkan meresahkan masyarakat. Nordin M. Top, Osama Bin Laden namanya dikenal orang justru karena ia dianggap seorang teroris. Begitu pula Amrozi, Imam Samudra dan Ali Gufron serta pelaku bom lainnya. Tak terkecuali Syekh Puji, namanya menjadi terkenal dan menjadi bahan perbincangan karena tindakannya yang sering mengundang kontroversi, sehingga televisi sempat mengulas pemberitaan yang gencar atas dirinya.

Tak bisa dipungkiri, media massa terutama televisi mempunyai peran yang begitu besar di jaman sekarang. Apa pun yang gencar ditayangkan di situ pasti akan sangat cepat dikenal oleh masyarakat. Tayangan-tayangan televisi sangat berpengaruh terhadap perilaku pemirsanya. Kita tidak bisa menampik sisi positif dan sisi negatif yang terdapat di dalamnya.

Tindakan bodoh dan kontroversial yang sempat diliput oleh stasiun televisi dan ditayangkan beruntun akan membuat orang menjadi terkenal tak hanya di tingkat lokal saja tetapi juga nasional. Nama akan langsung menjadi tenar, setenar Mbah Surip di televisi. Benarkah demikian?

Ha… ha… ha…

Iklan

8 thoughts on “Setenar Mbah Surip Di Televisi

  1. Terima kasih atas lawantannya keblog saya bung Mufti,

    Saya sependapat bahwa televisi sangat berpengaruh terhadap perilaku pemirsanya. Kita tidak bisa menampik sisi positif dan sisi negatif yang terdapat di dalamnya. Berarti kita perlu melakukan kewaspadaan media secara kritis, untuk selalu mendampingi anak2 kita dalam setiap tayangan layar kaca yang penuh dengan “sihir”itu.

    Salam sejahtera,

    — — —
    *Betul sekali, para orang tua mesti mendampingi sekaligus membimbing anak2nya tatkala menyaksikan acara televisi.

  2. Selamat sore Mufty, Framing for Access, media berita hanya akan memuat berita bila memenuhi salah satu syarat berikut :- Aneh atau tidak biasa-Ungkapan ketidak adilan-Human Interst ( menyentuh kemanusiaan )- Local Interst ( menarik perhatian orang setempat, berkaitan dengan peristiwa penting, Kontroversial serta ada peluang untuk gambar yang bagus. Maka dari itulah mengapa mbah surip menjadi makanan media seperti yang saya jelaskan diatas. Terima kasih tulisanm yang bagus, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

    — — —
    *Mbah Surip memang fenomenal ya…

  3. terimakasih kunjungannya di kebun jeruk..
    kunjungan balik niih..

    media memang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan,
    mampu ‘mencuci otak’ penikmatnya untuk mengikuti maksudnya..
    yaa meskipun ada filter dari lembaga sensor atau apa pun itu,
    yang paling ampuh tuh filter dari diri sendiri..
    ~jangan terlalu sering bersentuhan dengan media untuk hal-hal yang tidak penting..

    — — —
    *Ya, hanya diri kita yang mampu memfilter apa yang disajikan media. Tentunya kita hanya mengambil yang positif dan bermanfaat.

  4. hmmm dalem banget ulasannya bos hehehe, btw tv sangat berperan dalam membangun perilaku seseorang juga jadi perlu ada pengawasan dan pendampingan terutama untuk anak2, kalo ga hati2 bisa repot sendiri bos. hehehe salam buat keluarga mas

    — — —
    *makasih atas komennya mas…

  5. ada sisi baik dan tidak baik. kita juga punya kpi yang sudah beberapa kali berhasil menutup sementara sebuah acara. tapi kalau ditanya ke orang2 tivi kenapa bikin acara macam sinetron yang dampaknya gak bagus itu jawabnya adalah: jangan nonton acara itu. masalahnya adalah rating dan rating berhubungan dengan pemasukan alias uang.

    — — —
    *kalau sudah menyangkut rating, apapun dilakukan untuk meningkatkannya tanpa memperhatikan dampaknya pada masyarakat

  6. Memang media televisi merupakan media yang paling efektif membuat sesuatu diketahui oleh masyarakat luas. Ada dampak baik dan buruk, yang baik harus tetap dijaga dan yang buruk seharusnya lembaga komisi penyiaran harus segera bertindak.

    — — —
    *komisi penyiaran harus tegas dalam hal ini agar masyarakat tidak terkena dampak buruk tayangan

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s