Kelola Buku Anda, Jadikan Perpustakaan!!!

Buku merupakan salah satu sumber pengetahuan yang tak ternilai harganya. Di dalamnya terkandung pemikiran maupun konsep yang ditulis oleh berbagai ahli dari bidang pengetahuan yang berbeda-beda. Pemikiran atau konsep-konsep yang dituangkan ke dalam buku banyak yang bisa kita ambil manfaatnya. Apalagi jika sebuah buku sudah diterbitkan lalu popular di mata masyarakat tentu akan lebih banyak lagi yang berminat memilikinya.

Banyak orang mengoleksi buku dengan berbagai maksud dan tujuan. Apakah digunakan sebagai bahan pengajaran, sarana pendidikan, sebagai literatur atau hanya sekedar sebagai koleksi saja dikarenakan kegemaran membaca dan lain-lain. Ada pula yang memang sengaja dimaksudkan untuk kepentingan masyarakat dengan menjadikannya sebuah perpustakaan misalnya. Koleksi buku yang dimiliki sengaja boleh dibaca dan dipinjamkan, agar informasi yang terdapat di dalamnya dapat tersebar dan diketahui oleh masyarakat luas.

Seseorang yang memiliki buku sebagai koleksi pribadi, umumnya hanya membiarkan begitu saja koleksinya tersimpan pada tempatnya. Seperti di almari, rak-rak buku atau ditempatkan pada ruangan khusus. Buku-buku tersebut hanya sekedar disimpan tanpa mendapat perlakuan yang istimewa. Itu pun biasanya masih bercampur antara bidang pengetahuan yang satu dengan bidang lainnya. Buku-buku tidak disusun atau ditata menurut bidang ilmunyanya masing-masing, lebih-lebih diolah dan dikelola sebagaimana lazimnya sebuah dokumen.

Kalau koleksi yang dimiliki masih sedikit jumlahnya, maka untuk menemukan kembali sebuah buku dengan kategori penulis atau judul tertentu dalam susunan yang tidak teratur masih boleh dibilang gampang. Akan tetapi jika koleksi sudah mencapai ratusan bahkan ribuan jumlahnya tentu diperlukan suatu cara agar bisa dengan mudah ditemukan tanpa memakan waktu lama. Cara yang paling efektif ialah dengan menyusun, menata dan mengolahnya seperti yang dilakukan oleh sebuah perpustakaan. Dengan kata lain adalah mengolah dan menata koleksi buku yang sudah dimiliki menjadi sebuah perpustakaan.

Ingat, bahwa untuk bisa disebut sebagai perpustakaan maka harus ada 3 syarat utama yang wajib dipenuhi. Menurut Professor Sulistyo Basuki, seorang guru besar Ilmu Perpustakaan syarat tersebut meliputi :

  1. Adanya koleksi atau bahan pustaka (bisa berupa buku, majalah dan sumber koleksi lainnya).

  2. Koleksi tersebut dikelola menurut tata susunan atau sistem tertentu.

  3. Koleksi digunakan dan dimanfaatkan oleh pemakainya, bukan untuk dijual.

Jangan keliru dengan mengidentikkan kata “perpustakaan” itu sebagai sebuah bangunan atau ruangannya saja. Sebab sebuah bangunan atau ruangan tanpa ketiga hal di atas bukanlah apa-apa. Demikian pula buku, meski jumlahnya banyak dan dipajang di rak tapi kalau diperjualbelikan hanya akan disebut sebagai toko buku.

Setiap individu yang memiliki koleksi buku yang cukup banyak, sebenarnya telah merintis awal terbentuknya perpustakaan pribadi. Tinggal satu langkah lagi saja untuk mewujudkannya yakni dengan diolah dan dimanfaatkan. Kalau kita perhatikan, sekarang ini perpustakaan atau taman bacaan sedang digalakkan oleh pemerintah hingga ke pelosok desa. Tujuannya untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Dengan begitu selain akan bertambah wawasan, mereka juga akan melek pengetahuan dan informasi.

Memiliki sebuah perpustakaan pribadi sesungguhnya merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Mengapa demikian? Sebab selama ini jarang dijumpai anggota masyarakat yang koleksi bukunya sudah diproses, diolah, disusun lantas dikelola seperti lazimnya perpustakaan umum. Kalaupun ada, jumlahnya masih sangat terbatas.

Sebagai contoh, perpustakaan umum Yayasan Hatta Yogyakarta. Mulanya hanya berupa koleksi pribadi saja yang kemudian dikembangkan. Lalu Perpustakaan “Mabulir” (majalah dan buku bergilir) di daerah Kauman Yogyakarta. Semua itu pada awalnya dikelola atas inisiatif pribadi atau keluarga. Sedangkan pengembangannya hanya mengandalkan dana pribadi yang serba terbatas. Kalau saja ada pihak yang bersedia menjadi sponsor, tentu koleksinya akan semakin berkembang dan masyarakat akan lebih leluasa mengaksesnya.

Apabila setiap anggota masyarakat mempunyai koleksi pribadi, itu merupakan suatu tindakan yang sangat bagus. Dengan hal tersebut mereka mengakui pentingnya pengetahuan dan informasi yang terkandung dalam setiap buku. Lagi pula tidak ada ruginya memiliki perpustakaan pribadi. Dari perpustakaan pribadi ini diharapkan minat baca serta akses masyarakat untuk mengunjungi dan memanfaatkan perpustakaan umum menjadi meningkat.

Iklan

42 thoughts on “Kelola Buku Anda, Jadikan Perpustakaan!!!

  1. alhamd, saya sdh punya perpust pribadi di rumah. jumlahnya masih di angka ratusan. cara penyusunan di rak saya urutkan berdasarkan 2 hal, pertama pengarang, maklum pengarang idola saya termasuk rajin membuat buku. kemudian yg kedua berdasar jenis/isi buku misal kesehatan, agama, manajemen, dll.
    harapan saya sih, perpust ini bisa saya wariskan ke anak cucu nanti, mskpn mulai sekarang saya sdh mendisiplinkan anak2 untuk membuat perpust pribadi juga

    — — —
    *bagus sekali itu gus, itu pasti sangat bermanfaat

  2. salam sobat
    siip banget tuh ,kalau mengelola buku dijadikan perpustakaan.
    selain rapi,,membangkitkan minat baca juga.
    trims tipsnya.

    — — —
    *yang hobi baca, pasti tertarik melihat buku2 tertata rapi

  3. PEMBUKAAN
    selamat pagi. saya datang lagi
    ISI
    buku memang jendela dunia.
    ayah saya di saat muda, suka membeli buku.
    saya nggak tahu jumlahnya udah berapa, mungkin baru puluhan,
    tapi sudah jadi semacam perpustakaan keluarga.
    sekarang kakak saya yang hobi koleksi buku,
    jumlahnya juga udah lumayan banyak.
    kalau saya sendiri sih koleksi buku komik. hehe
    PENUTUP
    terima kasih dan mohon maaf 😮

    — — —
    *bisa saling melengkapi dong kalau begitu!

  4. Rumahku udah penuh buku dan semakin penuh, cuma belum tertata dengan baik

    — — —
    *buku yang sudah tertata akan memudahkan kita untuk mencari yang sedang dibutuhkan

  5. Buku-buku saya banyak tuh dibelakang bro,,

    tp buku pelajaran saya waktu dari SD sampai SMA,, beserta buku2 adik saya juga…

    banyak banget…
    belum lagi majalah2 dan koran…

    pengen sih punya perpustakaan sendiri, tapi gak ada lahan,hehhe

    — — —
    *tempat maupun ruangan menjadi masalah tersendiri kalau koleksinya semakin banyak

  6. mengelola buku di rumah memang susah-susah mudah. seperti memilih tempat yang tepat dan solusi penataan yang baik.
    disamping itu juga perpustakaan dirumah dapat dijadikan sebagai penghilang stress bagi yang hobi membaca.
    yuk kita galakkan membaca………

    — — —
    *dapat juga sebagai selingan untuk mengisi waktu senggang dengan membaca

  7. ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

    Ini alasan kenapa adiknya sandra dewi selalu memonyongkan bibir nya kalo di foto:
    http://gigilucu.notlong.com/

    ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

    — — —

  8. Terima kasih tadi dah mampir ke blog saya. Ia di rumah ada juga buku2 tapi abis di pinjemin ama temen2 gak di pulangin 😀

    — — —
    *ini yang sering terjadi, ada yang pinjam tapi tak kembali

  9. buku saya masih bisa dihitung dengan jari. suatu saat akan saya terapkan perpustakaan itu

    — — —
    *sedikit demi sedikit pasti akan bertambah bang Mandor

  10. ▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■
    ■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓

    Mengapa Mereka (ACEH) Begitu Membenci Rakyat Indonesia, Saudaranya Sendiri
    ↓↓↓↓↓↓↓↓
    http://aceh.notlong.com/

    ■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓
    ▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■

    — — —

  11. wow jadi diingetin, banyak buku yang terbengkalai yang belum ditata dan di buat perpustakaan, mubazir bila gak ada yang baca

    — — —
    *kapan2 boleh dong ikutan baca…

  12. aku salah satu pecinta buku.aku betah berjam2 berada di toko buku hanya untuk ngintip2 bacaan sebelum bisa membeli. alhamdulillah, sampe skr aku selalu mewajibkan utk membeli buku setiap gajian.

    — — —
    *program yang bagus sekali mbak

  13. wah menarik sekali tapi koleksi buku saya masih sangat sedikit sekali jangankan nyampe ratusan, puluhan aja juga belum nyampe. heheheh

    — — —
    *bertahap tentu nyampe juga

  14. nah buku2 saya kyknya pada berantakan nih.. haha. ga ada yg diatur. giliran mau nyari, langsung bingung :mrgreen:

    — — —
    *nah, terbukti bingung khan kalau buku2nya tak diatur dengan baik

  15. saya dari dulu hobi banget beli buku.. tapi karena kebanyakan, jadinya berantakan.. memang kurang terorganisir sih, sekarang malah ada rencana mau pada dijualin aja yang sudah gak akan dibaca lagi 😀

    — — —
    *dijual untuk dibelikan yang baru atau malah disumbangkan aja mas

  16. Kami di rumah punya banyak koleksi buku, terutama suami saya yg tiap bulan selalu beli bbrp buku.
    Sayang ya klo dibiarkan begitu saja. Saya jg lg kepikiran utk bikin rak buku, tp agak bingung soal designnya 😀

    — — —
    *nengok aja ke perpustakaan terdekat mbak atau melalui mbah google

  17. niatnya udah lamaaaa pengen bikin perpustakaan pribadi. udah sering beli buku (kebanyakan novel sih)..tapi itu…rak nya belum ada 😀

    — — —
    *semantara ditata pake meja dulu bisa kok…

  18. buku kadang bisa terlupakan karena kita sembarang menaruhnya klo ditata menarik mungkin lebih gampang terlihat hehehe ide yang bagus…

    — — —
    *betul, penataan yang rapi akan membuat orang tertarik melihatnya

  19. wah buku2 di rumahku belum tertata dengan baik nih… hanya asal masuk rak..
    ok deh mulai berbenah nih stlh baca postingannya

    — — —
    *mari kita benahi dan tata dengan baik, saya dukung mas

  20. koleksi buku saya hampir 500 buku. Tapi masih belum mikirn buatt perpust pribadi. bahkan malah ada yang di pinjam ga kembali-kembali…

    Thx yak… diingetin buat bikin perpust pribadi…

    — — —
    *dah 500, jumlah yang cukup lumayan

  21. saya berniat membuat buku untuk pelajaran internet blooging…..mohon masukan dan saranya….

    — — —
    *banyak membaca berbagai macam buku sebagai referensi kemudian tukar pendapat dengan orang lain

  22. mimpi punya perpustakaan kecil dirumah masih ada sampai sekarang dan seterusnya. walaupun baru satu rak yang gak bisa dibilang bagus dengan buku yang dibilang sedikit banget…

    pengen nambah lagi buku…semoga rejeki uangnya ada.

    — — —
    *satu rak pun sudah menjadi modal yang bagus

  23. Selamat malam Halaman Putih, sejak kecil saya hidup sudah dikelilingi buku-buku, karena ayah saya bisa dikatakan kutu buku, dan ia seorang pengarang kamus ilmu Hukum terjemahan dari bahasa Belanda ke Indonesia, dan buku-buku karangan ayah saya sampai sekarang dipakai di berbagai fakultas Hukum di Indonesia, sehingga dapat dibayangkan koleksi bukunya sangat banyak, untuk itulah saya punya perpustakaan keluarga dalam jumlah banyak sampai- 3 ruangan masih belum cukup tempatnya, dan suami saya juga sama ia Guru Besar di UNPAR yang juga kutu buku sehingga sejak kecil hingga kini saya hidup diukelilingi buku. Apa yang diutarakan diatas itu sangat bagus, sejak dini kita harus mengelola dan memanfaatkan makna dari membaca buku. Terima kasih piostingan yang bagus Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

    — — —
    *Saya maklum Bu Agnes, seorang guru besar sudah pasti memiliki koleksi buku yang demikian banyaknya. Konsekuensinya dengan jumlah sebesar itu tentu saja dengan menyediakan ruangan yang memadai. Begitu pula dengan perawatannya mesti dilakukan dengan seksama agar buku2 tetap bagus dan tidak cepat rusak. Saya sangat suka melihat buku2 tertata rapi dan mudah dicari tanpa memakan waktu lama.

    Salam,
    HALAMAN PUTIH

  24. Buku2 T itu kebanyakan novel2 gitu deh… dan nggak banyak heheeh… sebetulnya pengen bikin Mini Book Corner tapi bukunya belum seberapa euy!! Hehehe… nice info, semoga kapan2 t bisa nih bikin perpus 😀

    — — —
    *itu bisa dirintis dari sekarang mbak, besok tinggal ditambah dan dikembangkan lagi

  25. teman-teman BalaTidar juga sedang ngrintis perpustakaan warga untuk dusun Ngampon di lereng Sumbing je…..

    Ada yang mau partisipasi?

    — — —
    *Tempat saya juga sedang bikin bang, proposal yang kami ajukan ke pemerintah kota disetujui dan dananya juga sudah turun. Tinggal proses dan pelaksanaannya saja sekarang…

  26. alhamdulillaah, aq n keluarga juga sudah punya perpustakaan pribadi…secara emang demen bgt baca buku…^^

    — — —
    *semoga bisa lebih dikembangkan lagi…

  27. saat nya beres beres inih…. buku di tempat saya tidak tersusun rapih…. amburadul…. pas mau nyari kebingungan……..

    suwun infonya yang menyadarakan pak….. 🙂

    — — —
    *ya, mari berberes2 rumah sambil menata buku2nya biar lebih rapi

  28. ass. mohon saya di beri tips merawat buku, dan informasi untuk mendapatkan buku murah?

    — — —
    *Ini akan menjadi bahan postingan saya di lain waktu. Sering2 aja memantau ke sini…
    Kalau buku murah, biasanya di pameran menjelang penutupan ada diskon besar2an. Lalu sejumlah toko buku juga ada yang ngasih diskon hingga 30% kaya di beberapa toko buku di Yogyakarta.

  29. Ass, hobiku baca… Koleksi belum banyak, tetapi karena keterbatasan ruang koleksi yang ada belum tertata dan termanfaatkan dengan maksimal. semoga segera terlaksana cita2ku memuat rumah baca yang berguna untuk saya pribadi dan lingkungan saya. Amin

    — — —
    *semoga tercapai apa yang kau cita2kan mas…

  30. Koleksi buku saya sekitar 2000, tapi saya tidak pernah berniat untuk meminjamkannya karena takut hilang, tapi kalau ada yg berminat dg suatu buku saya fotokopikan. Saya berniat membuka taman bacaan suatu saat, tapi dengan buku2 lainnya, buku koleksi sekarang tetap tidak akan dipinjamkan.

    — — —
    *cukupkan saja sebagai koleksi pribadi saja atau koleksi dengan pemakaian terbatas tanpa dipinjamkan tapi bisa difotokopikan…

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s