Gara-gara Listrik Padam

Gara-gara listrik padam kacau deh acara ngeblog. Tulisan yang sudah setengah jadi langsung hilang begitu saja. Dongkol sekali rasanya. Ide yang tadi muncul tak tahu lagi kini kemana arahnya. Padamnya listrik hanya lokal, tanpa sebab yang jelas. Mungkin ada travo yang konslet atau memang giliran, entahlah. Terpaksa semua buyar dan tak jadi menulis. Mau bagaimana lagi, diingat-ingat juga tak muncul apa yang tadi sudah sempat dituliskan. Untuk sementara menulis berhenti dulu dan mesti restart dari awal.

Temanku yang ada di meja seberang juga hanya melongo dan tak bisa berbuat apa-apa. Tetapi ia beruntung, aktivitasnya yang berhubungan dengan pekerjaan juga sedang off. Sebab dari tadi kulihat ia cuma main fesbuk aja. Maklum deh, akhir pekan ini kerjaan memang sedang sepi. Sekedar mengisi waktu, berselancar di lautan maya pun menjadi selingan yang mengasyikkan. Namun untuk mengisi waktu senggang, saya menyempatkan diri untuk menulis meski hanya satu tulisan aja.  Baru kemudian main internet.

Kejadian yang tak terduga menyebabkan postingan ini juga tak terduga hasilnya. Biasanya semua berjalan lancar sesuai keinginan. Suatu hal yang ingin kutulis dapat terwujud menjadi satu tulisan yang langsung bisa diposting. Walaupun begitu, ternyata ada untungnya juga. Gara-gara listrik padam tiba-tiba muncul ide untuk mengungkapkan kejadian ini. Biar rasa dongkol dan kecewa ini bisa sedikit terobati. Benar-benar patut disayangan rasanya. Seharusnya apa yang tadi sempat tertulis di-save dulu sehingga filenya masih ada.

Pinginnya mau nulis panjang lebar apa yang sudah terlintas dalam pikiran. Tetapi semua itu tak berjalan dengan baik. Biarlah, semua yang sudah terjadi biarlah berlalu. Sekali lagi, seharusnya tadi di-save dulu tulisan yang sudah setengah jadi. Keteledoran kadang terjadi pada diri sendiri, namun terkadang juga akibat ulah pihak lain.

Hari ini acara nge-blog cuma sekedar posting ini tulisan. Jalan-jalan ke blog tetangga untuk sementara juga tertunda. Kebetulan sekarang akes internetnya agak tersendat. Entah karena terlalu banyaknya yang online atau karena gangguan listrik padam yang baru saja terjadi. Nanti deh, kalau dah pulang online jalan lagi atau dilanjutkan besok.

Saya jadi berpikir, bagaimana mereka yang daerahnya kena pemadaman listrik bergilir dalam waktu lama. Masih sempat ngeblog juakah, atau cari kesempatan yang lain??

Kalau sudah begini, perlukah keberadaan perusahaan listrik swasta agar kebutuhan listrik rakyat dapat tercukupi tanpa pemadaman bergilir???

22 thoughts on “Gara-gara Listrik Padam

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Listrik sering kali menjadi sumber kejengkelan ketika tiba-tiba saja “mak pet”. Semua jadi kacau karena harus diakui listrik telah menjadi kebutuhan “pokok” dalam kehidupan sehari-hari.

    — — —
    *betul sekali, listrik kini memang telah menjadi salah satu sumber kehidupan.

  2. Bukankah pemadaman itu sekarang bergilir mas? Di tempatku ngeblog ini aja kalo hari mau ujan malah udah oglangan duluan.😆

    — — —
    *Di beberapa daerah memang bergilir pak. Tapi tempat saya sering tak ada pemberitahuan lebih dahulu, tiba-tiba saja langsung gelap gulita.

  3. Tapi kan gara-gara listrik padam dapat ide buat bikin post ini to? hehehe… dengan judul “gara gara listrik padam”
    setelah ini jalan-jalan ke blog tetangga ya?

    — — —
    *he eh, ide ternyata dapat muncul di mana saja dan dalam keadaan apa saja.

  4. turut prihatin atas kondisi ini mas, semoga hajat hidup rakyat banyak bisa dipenuhi oleh para pemimpin negeri ini, tmasuk dalam hal pelistrikan… yang sabar yaa…^^

    — — —
    *seperti kata Kabayan : “eee, kita semua emang kudu sabar atu…”

  5. listrik swasta baru ada 2 tempat tok mas itupun untuk supply industri … batam dan bekasi… pelanggan rumah tangga nggak mampu bayar pastinya, wong tarifnya pake dollar.🙂

    — — —
    *Boro2 pake dollar Gus, pake rupiah aja banyak yang mengeluh

  6. Listrik padam memang menyebalkan. Masyarakat telat bayar, langsung didenda. Tapi saat PLN padam “seenak udel”, masyarakat tak bisa memberikan sanksi. Betul-betul tidak fair. Mestinya ada kompensasi bagi para pelanggan jika listrik padam melulu.

    — — —
    *saya pernah terlambat bayar satu bulan langsung dapat surat ancaman pemutusan aliran listrik kalau tidak segera membayar

  7. aku juga pernah kejadian gitu. dah 3 halaman jepret ! mati lampu. Samarinda sudah dari 3 tahun lalu mati bergilir. hiks..hiks..hiks..

    — — —
    *kapan ya pemadaman bergilir seperti ini bisa tuntas.

  8. menjengkelkan memang. setahu saya, listrik tetap dikelola PLN, tetapi dengan memanfaatkan pasokan dari swasta juga. kalo full dikelola swasta, hem perlu ada kajian lebih mendalam sih.

    salam kenal ya….

    — — —
    *tapi tetap perlu dicoba dan dilihat hasilnya. Makasih telah berkunjung ke blog ini

  9. Harusnya pejabat Listrik itu malu ketika menerima bayaran tetepi tanggung jawab ketersediaan listrik berkurang.

    — — —
    *rasanya budaya malu semacam ini sudah berkurang di negara kita Pak Mandor…

  10. listrik padam dapat menghambat kreativitas dan produktivitas. bioenergi yang menjanjikan belum juga bisa teraplikasikan ya…

    — — —
    *padahal kita tak mau ketinggalan dengan negara lain

  11. Assalaamu’alaikum

    Sahabat dirai dan dijemput ke Laman Menulis Gaya Sendiri untuk menerima AWARD PERSAHABATAN – YOU’RE A GREAT BLOGGER sempena ULANG TAHUN PERTAMA laman saya. Salam mesra dari Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.

    SITI FATIMAH AHMAD

    # juga sahabat yang pernah berkomentar di laman saya dan melihat iklan ini, bimbang saya tidak sempat ke laman sahabat pula kerana terlalu ramainya..

    — — —
    *Terima kasih banyak sudah bersedia membagi award ke HALAMAN PUTIH. Saya sangat berterima kasih dan award insya Allah akan saya jemput…

  12. Kalo mo posting ya pas listrik nyala, bang hehe. Ide buat nulis juga bisa jadi udah lama ada atau spontan muncul… yang penting bisa posting😀 update… update… hehehe. Btw kalo memang PLS(wasta) dirasa perlu… ya masyarakat tinggal memilih hehehe🙂

    — — —
    *benar, masyarakat seharusnya diberi kebebasan memilih mo pake yang mana…

  13. hadiirrr…

    kalo mo ngeblog siapin genset aja… tekor ga papa.. yang penting go… blog…!!!

    hahahaha…

    cu…

    — — —
    *ha… ha… malah lebih mahal dari warnet jadinya

  14. selamat pagi

    jika hasrat untuk nge-blog sedang membara,
    namun listrik tak kunjung menyala,
    mengapa tidak mencoba nge-blog dengan kekuatan batin dan telepati ??😆

    sejak jaman sekolah dulu,
    saya juga sering pas lagi enak-enaknya ngetik tugas makalah,
    listrik tiba-tiba impotensi,
    belom di save lagi.
    sebuah bencana bagi manusia-manusia modern.😡

    tapi gara-gara listrik padam,
    jadi ada ide baru untuk menggantikan postingan sebelumnya yg melayang hilang, bukan ??😉

    terima kasih dan mohon maaf

    — — —
    *benar sekali, perlu gerak refleks untuk mengubah tulisan dengan ide atau inspirasi baru sesuai dengan kondisi yang ada

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s