Depresi Yang Bikin Repot

Siapa yang tak kenal dengan istilah di atas. Depresi seringkali dialami oleh banyak orang. Tak hanya anak muda saja yang pernah mengalaminya, tetapi orang tua juga bahkan sampai anak kecil pun bisa mengalami apa yang disebut dengan depresi. Secara lengkap apa yang disebut dengan depresi ini adalah gangguan suasana hati atau perasaan sedih, kecewa, kesepian dll yang berdampak negatif bagi kehidupan. Orang yang mengalami depresi biasanya menarik diri dari lingkungan maupun aktivitas, kehilangan gairah dan kenikmatan hidup dan merasakan gangguan fisik seperti sakit, lelah, gangguan tidur, gangguan pencernaan dan berbagai gangguan fisik lainnya.

Siapa Saja Yang Mengalami Depresi?

Seperti yang telah tertulis di atas bahwa depresi dapat dialami oleh siapapun, sedangkan waktunya juga tidak tentu. Berikut ini adalah mereka yang dapat mengalami depresi :

1. Orang tua, umumnya mengalami depresi karena masalah fisik, harga diri rendah, pensiun,pendapatan kurang, kesepian, kehilangan pasangannya.

2. Dewasa pertengahan, lebih sering mengalami depresi disbanding kelompok umur lainnya. Pemicunya biasanya adalah tujuan yang tak dapat diraih, kuliah tak selesai, skripsi mengambang, tak punya pacar, tak diterima kerja dll.

3. Remaja, perubahan secara fisik, psikologis dan social relatif cepat. Seringkali menyebabkan gangguan suasana hati dan tuntutan kehidupan yang semakin tinggi.

4. Anak-anak, biasanya disebabkan karena konflik keluarga sendiri namun ini gejalanya cepat hilang sehingga tak sampai menimbulkan dampak yang berarti.

5. Pasangan menikah, lebih mudah mengalami depresi karena konflik internal dalam pernikahan.

6. Perempuan, banyak asumsi mengatakan perempuan mudah mengalami stress sehingga rentan terhadap depresi disbanding dengan laki-laki.

Faktor Penyebab Depresi

1. Tipe kepribadian : individu yang tergantung hidupnya, tertutup (introvert), pasif, rendah harga dirinya, kritik berlebihan pada dirinya dan punya pola pikir cenderung negatif.

2. Pengaruh lingkungan : rendahnya dukungan dari keluarga, sekolah dan lingkungan sosial, pekerjaan yang tidak kondusif, konflik, kehilangan orang yang dicintai dan peristiwa kehidupan menekan (trauma).

3. Fungsi biokimia tubuh : gangguan suasana hati dipengaruhi oleh ketidakseimbangan zat kimia di otak.

4. Genetik : depresi tak bersifat bawaan tetapi ada kecenderungan pada beberapa penderita, tipe depresi berkaitan dengan faktor biokimia yang bersifat bawaan.

Tipe Depresi

1. Depresi ringan, merupakan tipe depresi yang paling umum. Tipe ini berlangsung singkat dan tidak mempengaruhi aktivitas secara serius. Biasanya dicetuskan oleh berbagai peristiwa tidak menyenangkan yang menimbulkan frustasi dan stress. Treatmen medis umumnya tak diperlukan karena penderita biasanya hanya membutuhkan suasana baru.

2. Depresi sedang, ditandai dengan perasaan putus asa. Gejala yang timbul serupa dengan depresi ringan namun intensitasnya lebih kuat dan berlangsung lebih lama. Pencetusnya adalah peristiwa yang menekan seperti kehilangan orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan, atau kemerosotan karir dl. Penderita masih sadar akan suasana hatinya yang tidak enak, namun tak mampu mengatasinya. Aktivitas sehari-hari masih bisa dilakukan.

3. Depresi berat, ditandai dengan kehilangan minat dengan dunia luar dan perubahan perilaku yang serius dalam jangka lama, diikuti dengan penarikan diri dari kehidupan nyata dan muncul ide atau upaya bunuh diri. Di samping itu juga muncul delusi dan halusinasi. Penyebabnya adalah adanya ketidakseimbangan zat kimia di otak.

Gejala-gejala Depresi

1. Perubahan sikap dan perilaku : perilaku penderita umumnya lambat, murung, mengabaikan penampilan dan tanggung jawab, kehilangan nafsu, gelisah, aktivitas dan ingatan menurun, tak mampu konsentrasi, lekas marah dan sering mengeluh tentang hal-hal yang dikerjakan.

2. Perbedaan cara pandang dan perasaan : emosinya datar, tak mampu menemukan kesenangan, putus asa, kehilangan hasrat seksual, kehilangan kehangatan denga keluarga atau teman-teman,perasaan menyalahkan diri sendiri, kehilangan harga diri dan kadang memiliki pikiran untuk bunuh diri.

3. Keluhan fisik tanpa sebab organik : gangguan tidur, kelelahan kronis, kekurangan energi, sakit kepala, sakit pinggang, gangguan pencernaan (perut mual, tak mampu mencerna, maag, perubahan kebiasaan buang air besar) dll gangguan fisik.

Treatmen Depresi

Depresi dapat diobati dan disembuhkan, banyak orang merasa baik kembali dalam beberapa minggu setelah menjalani pengobatan serius dengan treatmen yang ditentukan. Ada bebarapa treatmen yang biasanya dilakukan kepada penderita depresi antara lain :

1. Pengobatan secara medis, biasanya diberikan pada orang yang mengalami depresi berat selama 3-4 minggu. Obat yang diberikan berupa : antidepressant (untuk memperbaiki kekurangan zat kimia tertentu di otak), minor transquilizers (untuk mengurangi rasa takut, cemas dan gangguan perasaan yang lain) dan stimulan (untuk membantu memperbaiki ketidakseimbangan zat kimia di otak).

2. Psikoterapi, tujuannya untuk membentu penderita dengan memberikan dorongan agar dapat menemukan penyebab yang mendasari terjadinya depresi sehingga menjadi lebih sadar dan dapat mengatasi masalahnya dengan baik. Metode ini dapat berupa konseling pribadi, kelompok atau massal.

3. ECT (terapi kejutan listrik), terkadang digunakan untuk menyembuhkan depresi yang sangat berat terutama jika berbagai terapi tak bisa menolong penderita. Efek samping dari terapi ini sifatnya sementara seperti lesu dan kehilangan ingatan.

Biaya treatmen umumnya lebih murah ketimbang penderitaan dan permasalahan yang diakibatkan oleh penderita depresi yang sangat berat. Oleh karena itu depresi harus dikenali dengan melihat gejalanya, penyebabnya, tipe dan treatmen yang tepat. Kemudian mencari tahu dimana bantuan bisa diperoleh guna mengatasinya bantuan kepada ahlinya sangat dianjurkan bagi penderita depresi yang sangat berat. Jangan sampai depresi menghancurkan hidup kita dan keluarga kita.

Dimana Bantuan Bisa Didapatkan?

Untuk membantu penderita depresi pihak keluarga atau yang bersangkutan bisa memperolehnya pada mereka yang berprofesi sebagai psikolog (memiliki keahlian pada pemeriksaan psikologis dan menyembuhkan gangguan emosional dan psikologis), psikiater (dokter spesialis jiwa yang dapat mendiagnosa penyakit, konsultasi dan memberikan resep obat), konselor termasuk perawat penyakit jiwa, rohaniawan, pekerja sosial yang terlatih dalam bidang ini.

Selain mereka yang tersebut di atas dapat juga meminta bantuan ke rumah sakit umum, rumah sakit jiwa, klinik kesehatan jiwa dan biro konsultasi psikologis. Biasanya institusi ini telah menyediakan tenaga ahli yang terlatih dan ahli menangani depresi.

Tips Mengatasi Depresi

1. Pergi ke dokter untuk memeriksakan diri secara keseluruhan dan bicarakan gejala yang muncul sehingga memperoleh penanganan yang tepat.

2. Istirahat dari rutinitas, lakukan aktivitas yang menyenangkan, rekreasi, bersilaturrahmi ke keluarga, relaksasi dll

3. Bicarakan (sharing) setiap ada masalah dengan teman atau rekan atau siapa saja yang paling memahami Anda.

4. Latihan relaksasi untuk mengurangi ketegangan dan rutinitas hidup kemudian tidur yang cukup.

5. Pahami perasaan Anda sendiri untuk menemukan masalah dan pikirkan solusi yang tepat.

6. Kelola dan atasi stress yang berlebihan, khususnya saat mengalami perasaan sedih, marah dan sebagainya karena sebuah peristiwa.

Kadang orang sering menganggap bahwa stress sama dengan depresi. Kenyataannya sangat berlainan sebab stress hanyalah merupakan salah satu penyebab terjadinya depresi. Jadi bisa dikatakan bahwa depresi lebih dari sekedar stress, penanganannya pun lebih rumit dan kompleks. Stress bermuara ke arah depresi sedang depresi adalah akibat lanjut dari stress yang berat. Di halaman sebelah sini bisa Anda simak lebih lengkap mengenai stress.

Iklan

40 thoughts on “Depresi Yang Bikin Repot

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Suasana hati terkadang membuat saya depresi. Untuk meringankannya biasanya saya berusaha untuk merelaksasi tubuh dengan rekreasi istirahat atau bikin lelucon2 terutama tentang diri saya.

    >>>baru bisa bw, ki. beberapa hari ini kesabaranku lagi diuji oleh koneksi internet.

    — — —
    *kadangkala rekreasi diperlukan untuk mengantisipasi kejenuhan ataupun stress yang bermuara ke arah depresi.

  2. Kalau hanya stress tentu sayapun sering, syukur gak sempat sampai depresi. Anyway, tips ini OK, Mas. Tq!!!

    — — —
    *benar, stres yang sering datang pada setiap orang dengan berbagai macam tingkatannya

  3. Kalo saya depresi nggak, mungkin stres yang sering, baik itu yang negatif maupun yang positif..:D Salam sehat.

    — — —
    *depresi merupakan akibat lanjut dari stress yang berat, kalau hanya stres biasa itu lumrah

  4. Mungkin setiap orang pernah mngalaminya, hanya kadarnya aja yang berbeda; dengan berbagai macam persoalan yang ada pasti hal ini kita alami, yang terpenting bagaimana kita me-manage-nya dengan baik, agar tidak berkepanjangan.

    — — —
    *Dalam hidup ini memang banyak persoalan yang membuat orang menjadi stres hingga depresi. Yang buruk adalah kalau sampai berkepanjangan sehingga membutuhkan penanganan tersendiri

  5. setidaknya juga kalau ingin punya tingkat emosional yang baik … ibadah sangat diperlukan ,,,

    — — —
    *betul, ibadah merupakan faktor penting yang tak bisa dilupakan

  6. biasanya saya melakukan meditasi setiap hari ,minimal 5 menit,untuk menghindari hal2 seperti ini.

    tapi mungkin kalau depresi saya tingkat ringan kali ya? cuma sampai level stress ringan atau sutris kata anak2 gaul jaman sekarang ๐Ÿ™‚

    — — —
    *itu baik sekali dilakukan, paling tidak untuk menghindari akibat yang paling buruk

  7. tips menarik buat yang sering tertipa stress. alhamdulillah, saya jalani penuh suka, jadi meksipun ada duka menghadang, maka nggak mesti stress ๐Ÿ˜‰

    — — —
    *masing2 orang pasti punya kiat untuk mengantisipasinya, yang gak punya siap2 aja

  8. hew..hew…
    saya dulu pernah mengalami pre depresi
    tapi alhamdulillah…bisa mengatasinya…
    btw nice info

    — — —
    *alhamdulillah, kalau bisa teratasi

  9. salam sobat
    trims sharingnya
    saya jadi tahu penyebab depresi dan cara mengatasinya .
    artikel bermanfaat mas.

    — — —
    *sama2 mbak, semoga tetap bermanfaat

  10. selamat pagi.

    makasih infonya gan.

    saya kadang depresi ringan, kalo baru bangun tidur. nyawa belom pada kumpul. pengennya pingin tidur lagi aja. tapi kesibukan menanti. apa boleh buat. hahaha.

    — — —
    *jika sudah menjadi rutinitas tentu akan terbiasa

    terima kasih dan mohon maaf ๐Ÿ˜ฎ

  11. ehmmm…nice info mas..

    kata guru ane…berserah diri dlm ibadah adalah obat yg kayak gini nih…

    — — —
    *ya, itu merupakan salah satu tindakan yang bagus

  12. io banyak sekarang orang orang yang bunuh diri mungkin karena depresi dan tidak adanya dukungan dari orang-orang di lingkungannya…

    — — —
    *dukungan dan perhatian amat diperlukan oleh penderita depresi, jangan sampai ia terlena sehingga berdampak fatal

  13. iman dan ketakwaan semoga bisa menghindakan kita dari kondisi kejiwaan yang seperti ini…

    — — —
    *iman perlu dipertebal dan berpasrah diri kepadaNya juga senantiasa dilakukan

  14. terimakasih banyak untuk informasinya .. sangat membantu sekali …
    wah sepertinya saja juga sudah ada kena gejala-gejalannya juga nih ….

    — — —
    *kenali gejalanya kemudian tentukan tindakan selanjutnya

  15. sepertinya kalau stress biasa lah kalau pekerjaan menumpuk tetapi pas selesai ya hilang deh stressnya

    — — —
    *berarti itu stres yang kondisional, bisa hilang dengan sendirinya

  16. Hhmm… Depresi., kalau saya diajari tentang teori Burnout dan Stress,,, nantinya akan lari kepada Depresi juga sich ๐Ÿ™‚

    Teima kasih atas berbagi ilmunya,,, ๐Ÿ˜‰

    Salam semangat selalu

    — — —
    *benar, muaranya ke arah depresi

  17. Waduh… jangan sampe deh kena depresi…

    minimal lebih bisa jaga emosional ajah,, dan selalu sharing..
    jangan punya masalah selalu dipendam,, hehe

    — — —
    *sharing bisa mengurangi dampak atau akibat buruk stress pada diri kita

  18. wahhh jangan sampe dech, pernah sih stress tapi nggak sampe depresi.

    — — —
    *kalau stres rasanya setiap orang pernah mengalaminya

  19. Mudah2an sih saya tidak sampai pada taraf depresi. Karena kadang kala ketika stress melanda, ada anak dan keluarga yang bisa menghibur kita…

    — — —
    *keluarga, merupakan satu keuntungan tersendiri agar terhindar dari dampak buruk stress, kesendirian bisa menjadi pemicu stres bertambah buruk

  20. mungkin kalo sekarang sering disebut oleh mereka yang merasa remaja dengan BETE. kalo penangannya dengan kejutan listrik ini yang menurutku patut dicoba. kalau sudah merasa sedikit depresi langsung menempelkan lidah pada bateray 9V pada kutub (+), dijamin akan ada sensasi semriwing ๐Ÿ˜†

    — — —
    *betul, baterai yang bentuknya persegi itu khan?

  21. Wah makasih infonya jadi tau lebih banyak tentang depresi. Kalau penyakit ini mulai datang biasanya saya mencari jalan keluar dengan berbagi. Ketika orang lain bahagia dan tersenyum maka biasaya depresi berkurang bahkan hilang.

    — — —
    *kadangkala beban dalam diri ini bisa berkurang ketika kita bisa menumpahkannya dengan sharing

  22. woww… nice info… anak-anak bisa depresi juga to.
    wah gawat neh….
    tapi ada benernya juga, kalo anak-anak tuh jangan terlalu di-presure sama ortunya, khususnya masalah prestasi belajar…
    nice info, Gan

    sedj

    — — —
    *iya, anak2 pun bisa stress. Makanya para ortu perlu hati2 pada anaknya agar jangan sampai ditekan atau dipaksa untuk menuruti kehendak

  23. wahhh itu gambarnya pas banget dengan isi postingan ini
    depresi
    hikz hikz
    sepertinya q merasakanya
    ๐Ÿ˜€

    — — —
    *itu kategori depresi super berat hingga pecah isi kepala

  24. Depresi bisa menimpa siapapun dan usia berapapun…dan sering yang terkena tak bisa merasakan..

    — — —
    *betul sekali, terkadang ada orang yang tak menyadari bahwa dirinya ternyata telah sampai pada taraf depresi karena persoalan2 yang datang silih berganti

  25. iya, depresi bisa kena ke siapa saja.
    kuncinya selalu mengingat Allah
    mungkin itu salah satu jalan untuk menghindari depresi.

    — — —
    *benar sekali itu mbak…

  26. Assalaamu’alaikum sahabat Halamanputih

    Alhamdulillah, sempat BW ke mari hari ini. harus kunjungi ramai lagi sahabat yang sudah lama disepikan. Mudahan silaturahminya terjalin kukuh selalu. Sepertinya ini laman baru ya mas. Cukup senang dengan citarasa barunya yang lembut dan “mengapa tidak putih” seperti nama halamannya.

    Depresi selalu membuat hidup manusia gundah gulana jika iman tidak dapat mengawal emosi yang menakluki jiwa dan minda. Mudahan dengan mendekatkan diri kepada Allah, hati kita akan selalu tenang.

    Mas, saya berniat menghadiahkan Halamanputih ini sebuah AWARD LAMAN BAHARU sebagai menghargai persahabatan selama ini. Mohon dititip ya di ruang GALERI AWARD DARIKU di sini dengan nama HalamanPutih.

    http://websitifatimah.wordpress.com/galeri-award-dariku/

    Salam hangat dan mesra selalu.

    — — —
    *terima kasih banyak telah memberikan award untuk HALAMAN PUTIH. Insya Allah diterima dengan baik dan terbuka

  27. vreau sa informez ca de 11 ani am depresie si locuesc pastrazi 25 de ani si am apelat la cei din jurul meu si nu ajuta cind aude de romin dar eu stiu ca ei au ura de multiani in urma au discriminesin si aveti grija de dumneavoastra nu mai apelati la cei din mearea britanie ?va multumesc pentru atentie?

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s