Kerja Bakti Yang Unik

Kerja bakti, merupakan sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan sebulan sekali di kampungku. Tadinya kerja bakti belum menjadi program pengurus kampung yang ajeg dilaksanakan. Hanya waktu-waktu tertentu saja, atau ketika kondisi sudah terlihat kotor dan sangat perlu dibersihkan. Entah bagaimana mulanya kerja bakti kemudian menjadi sebuah program rutin setiap bulan sekali.

Dulu, kerja bakti hanya dilakukan pada hari-hari istimewa seperti menyambut peringatan HUT kemerdekaan RI 17 Agustus, menjelang bulan Ramadhan, menjelang idul adha, ketika akan ada kunjungan resmi dari kelurahan atau kecamatan, saat lomba kebersihan, mengikuti surat edaran dari pemerintah untuk kerja bakti massal dan sebagainya. Namun seiring dengan program yang diluncurkan oleh pengurus kampung, kini kerja bakti sudah menjadi agenda tanpa memandang lingkungan sudah terlihat kotor ataukah tidak.

Kegiatan kerja bakti, atau yang sering disebut juga sebagai gotong royong itu kini sudah berjalan lebih dari 20 tahun. Warga kampung pun masih tetap setia dengan agenda rutin ini, seakan-akan kegiatan ini tak akan pernah hilang selamanya dari kampung kami. Pergantian pengurus yang sudah beberapa kali terjadi tetap mengangkat kerja bakti sebagai program rutin. Mungkin alasannya ialah karena kerja bakti adalah kegiatan yang sangat positif untuk menyatukan warga.

Biasanya setelah rapat pengurus, keputusan kerja bakti bulan akan dilaksanakan minggu ke berapa bulan dpan sudah ditentukan tinggal menunggu pelaksanaannya saja. Kalaupun ada perubahan, hal itu akan diumumkan kemudian melalui para ketua RT setempat.

Siapa pun pasti mengakui bahwa kerja bakti memang diperlukan dimana saja. Hal itu dilakukan tentunya untuk menjaga agar lingkungan senantiasa terlihat bersih. Apalagi sampah yang sepertinya tidak bisa dikendalikan lagi. Belum lagi, jalan dan tempat-tempat umum yang kadang ditumbuhi oleh rumput liar atau semak belukar. Pekarangan luas yang tak pernah diurusi oleh pemiliknya pun kadang menjadi masalah tersendiri karena semak belukar tumbuh semakin banyak.

Untuk itulah, kerja bakti kemudian dilakukan di berbagai tempat. Tempat umum menjadi prioritas utama seperti lingkungan masjid, jalan kampung, makam dan tanah pekarangan yang sudah terlihat kumuh. Saya yakin di tempat Anda pun pasti melakukannya. Hampir di setiap tempat melakukan kegiatan yang sama dalam hal kerja bakti.

Namun khusus di kampungku kerja bakti rasanya tergolong unik. Mungkin karena telah menjadi agenda rutin setiap bulan, maka dalam kurun waktu yang demikian pendek itu lingkungan masih kelihatan bersih. Namun tetap saja semua dilaksanakan tanpa diundur menjadi bulan depan. Kerja bakti tetap dilaksanakan sebagaimana biasa.

Seperti yang sudah-sudah, jam 06.00 WIB pasti pengurus sudah mengumumkan melalui pengeras suara bahwa hari itu adalah hari kerja bakti rutin. Bagi setiap warga diharapkan turut berpartisipasi di dalamnya. Kerja bakti dilaksanakan mulai dari lingkungan rumah masing-masing. Kalau lingkungan rumah sudah beres baru turun ke jalan atau ke tempat-tempat umum terdekat kemudian meluas sampai seluruh wilayah kampung.

Karena di kampung kami lingkungan sudah cukup lumayan untuk dikatakan bersih dan rapi, maka para warga yang turun ya hanya sekedar bertemu dan bercakap-cakap. Paling-paling mereka bekerja seperlunya saja sehingga mereka tidak kelihatan kotor dan capek. Kecuali kalau memang ada program khusus misalnya bikin pos ronda, memperbaiki jalan, menguras selokan dll, baru mereka terlihat benar-benar bekerja.

Jika tidak ada program khusus yang mesti diselesaikan, para warga hanya sekedar datang, kumpul, ngobrol atau cuman sekedar santai. Tetapi pakaian dan peralatan yang dibawa tetap menyesuaikan dengan kondisi yang ada sampai tiba yang paling ditunggu-tunggu yaitu makan bareng.

Pukul 08.00 WIB dimumkan kembali bahwa warga yang sedang malaksanakan kerja bakti diminta datang di suatu tempat untuk kumpul bersama, saling silaturrahim sambil menikmati hidangan yang telah disediakan. Terkadang banyak juga yang dari rumah langsung menuju tempat tersebut. Enak khan…???

Sebelumnya, ajang kumpul-kumpul setelah kerja bakti ini menetap di halaman masjid. Namun dalam kurun waktu terakhir ini acara tidak lagi terpusat. Kini telah beralih dari satu RT ke RT lainnya, hingga seluruh RT kebagian jatah menjamu warga yang sedang kerja bakti.

Dalam ajang inilah pengurus kampung kemudian menyampaikan apabila ada informasi-infiormasi yang perlu diketahui warga. Baik informasi intern maupun yang ekstern sifatnya. Semua warga bisa saling berinteraksi, baik warga lama maupun warga baru. Informasi jika ada warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan pun dapat diketahui dari sini.

Keseluruhan acara berakhir setelah hidangan selesai disantap, orang-orang satu demi satu kembali ke rumah masing.masing. Kalaupun masih ada yang belum pulang rata-rata adalah penguru, biasanya mereka masih membicarakan hal-hal tertentu menyangkut kampung, warga dan sebagainya.

Kerja bakti yang berlaku di tempat saya ternyata memang mempunyai tujuan lain. Selain kebersihan dan kerapihan, kerja bakti adalah sebagai salah satu sarana atau wadah bagi warga untuk berkumpul, silaturrahim antara pengurus dengan warga, dan warga dengan warga. Dengan demikian diharapkan hubungan baik tetap terjaga.

Kebetulan saat ini, program kerja bakti bertepatan dengan momen idul adha. Jadi seminggu sebelum hari raya idul adha, ada sejumlah pekerjaan yang harus benar-benar dilakukan sebagai persiapan untuk memotong hewan kurban.

Program kerja bakti tetap dilaksanakan tanpa memandang apakah lingkungan kotor ataukah tidak. Sebab tujuan utama kerja bakti di sini adalah untuk bersilaturrahim sambil makan pagi bareng-bareng. Makannya pun tidak sekedar makanan kecil, tapi benar-benar makan nasi komplit plus lauk dan sayurnya, kadang ada buahnya juga lho. Menunya pun sudah pasti memenuhi standar empat sehat, misalnya saja nasi pecel dengan lauk telur dan tempe.

56 thoughts on “Kerja Bakti Yang Unik

  1. kerja bakti itu adalah warisan budaya asli Indonesia.. bukan hanya sebatas menyelesaikan permasalah dengan bersama, tapi juga untuk saling mendekatkan hati antar warga..

    salam untuk dulur-dulur yang lagi kerja bakti ya mas😉

  2. Wahh, jadi ingat waktu pembangunan masjid beberapa waktu yang lalu di kampung saya mas. saya kenal jadwal 2 kali seminggu. Alhamdulillah sudah rampung sekarang.🙂
    Memang sungguh terasa kebersamaan ketika waktu pengecoran lantai masji, karena selain warga dari kampung sendiri, kami juga kedatangan beberapa warga kampung sekitar. moment yang indah.😀

  3. Keren, asyik ya…
    Di kampung ku, gak tau kenapa kok kayaknya gak pernah ada acara kerja bakti. padahal antar tetangga masih saling dekat kok, tidak pernah bermusuhan…

    Gak tau juga apa yang mau di kerjakan, paling kerja bersih rumah masing2 lah..😀

  4. selain acara bersih2, acara kumpul2 juga ada di acara kerja bakti , ehehee..
    jadi ngga ada rasa ‘jauh’ dari masing2 tetangga dan terkesan saling perhatian, ehehee
    di kampung saya pun juga begotu, tapi sayangnya waktunya ngga teratur😀

  5. Ditempat saya kerja bhakti malah ngga keliatan lagi, semua pada sibuk ngurusin diri sendiri. Sepertinya punya slogan sendiri “halamanmu, urusanmu”😦

  6. Dikampung saya masih bersifat insidental, tapi keknya seru juga kalo diadakan rutin tiap bulan..🙂
    N yg paling seru itu adalah makan2nya.. #maknyoss :p

  7. Salut banget dg kekompakan yg tetap terjaga di lingkungannya ya. Hebat…
    Andai hal spt itu juga terjadi di daerah2 lain di Indonesia, sudah pasti Indonesia akan aman dan tentram hehehe

  8. Ping-balik: [PR] Zaman SD « just another space from tri

  9. Sepengetahuan dan pengalaman mengajarkan kepada kita bahwa kerja bakti hanya dapat kita temukan di negeri kita ini. Sayangnya pada dekade sekarang ini dimana orang telah banyak kesibukan dan lebih memilih hidup secara individual yang mengedepankan privasi, maka hal ini tidak pernah kita temui dalam kehidupan dimasyarakat kalangan menengah keatas. Semoga hal ini dapat terjaga dan berjalan demi keharmonisan kehidupan sosial dalam lingkungan terdekat kita.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  10. di desa dimana saya tinggal, kerja bakti dijadikan andalan untuk membereskan hajat dusun/kampung. jadi di sini sering juga ada kerja bakti. tapi kerja bakti paling sering terjadi sebelum tahun 1997. terutama menjelang peringatan 17 agustus an. sekarang menurun. hehe

  11. Kunjungan rutin ke blog ini… hehehe🙂
    Saya Abed Saragih mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha

    ditunggu kunjungan dan komentar baliknya🙂
    salam persahabatan🙂

  12. Di tempatku juga ada kegiatan ini setiap bulan. Selain mengadakan gerakan kebersihan, kerja bakti ini juga bertujuan untuk saling mengenalkan antara satu penghuni kkomplek dengan penghuni yang lain. Maklum saja Kang, karena rumahku berada dalam komplek perumahan, jadinya kalau tidak diadakan pertemuan rutin tiap bulan, para penghuni komplek tidak akan saling mengenal satu sama lain😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  13. kerja bakti itu penting… kerja bersama-sama lebih ringan daripada kerja sendirian… lagipula hidup bertetangga harus kenal sama tetangga dong..

  14. wah sekarang kerja bakti sudah hal yang jarang dilakukan sih..entah karena masyarakatnya males atau karena entah….atau karena gak ada bayarannya ya..atau ini cuma dikampungku aja…

  15. setuju sama om anang, sama tetangga kudu kenalan. kerja bakti atawa gotong royong di tempat sayah msh suka diadain mas. tp gitulah yg datang ya dia lagi, dia lagi. mungkin krn gak ada makanan yg lengkap ya :d

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s