Tanda-tanda Datangnya Lailatul Qadar

Allah memberitahukan melalui firmanNya bahwa Al Qur’an diturunkan pada malam yang penuh berkah (QS. Ad Dukhaan : 3), sedangkan malam itu ada pada bulan Ramadhan (QS. Al Baqarah : 185). Malam yang penuh berkah dan disebut sebagai Lailatul Qadar, yaitu suatu malam yang agung dan utama di sisi Allah. Hal ini secara gamblang difirmankan dalam Al Qur’an melalui Surat Al Qadar ayat 1-5. Di situ Allah menegaskan tentang keutamaan Lailatul Qadar, yakni malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Tetapi apa dan bagaimana Lailatul Qadar itu secara lebih lanjut, Al Qur’an tidak menjelaskan secara rinci. Begitu pula Rasulullah SAW tidak memberikan gambaran secara khusus dalam hal ini. Kaum muslimin hanya diperintahkan untuk mencarinya pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, terutama di malam-malam ganjil.

Di tengah masyarakat banyak berkembang cerita-cerita bahwa Lailatul Qadar itu datang dengan membawa tanda-tanda tertentu. Ada tanda-tanda fisik yang menyertainya sehingga dapat dengan mudah diketahui oleh orang yang memperhatikan keadaan alam. Misalnya air yang membeku di berbagai tempat, menunduknya pepohonan, binatang-binatang tak ada yang bersuara, malam yang sangat hening, tak ada angin berhembus, semua benda pada bersujud di hadapan Allah dan sebagainya.

Opini yang bermunculan tersebut pada akhirnya membekas dan menimbulkan sebuah anggapan baru bahwa apabila orang tidak mendapati tanda atau gejala alam yang demikian berarti tidak memperoleh Lailatul Qadar. Gejala fisik yang ditunjukkan alam menjadi tolok ukur seseorang telah memperoleh Lailatul Qadar ataukah tidak dalam hidupnya.

Sebenarnya adakah tanda-tanda mengenai turunnya Lailatul Qadar?

Dalam sejumlah hadits hanya disebutkan bahwa turunnya Lailatul Qadar baru dapat diketahui pada pagi harinya, bukan pada saat malam ketika ia turun, seperti beberapa hadits di bawah ini :

Dalam hadits Ubay bin Ka’ab RA, beliau berkata bahwa: Rasulullah SAW mengabarkan kepada kami: “Keesokan hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR. Muslim)

Ibnu Abbas RA berkata: Rasulullah SAW bersabda:
“Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist Hasan)

“Tandanya adalah matahari terbit pada keesokan harinya putih cemerlang, sinarnya tidak panas seperti mangkuk.” (HR. Ahmad)

Dari Zirr bin Hubaisy berkata: “Aku berkata kepada Ubay bin Ka’ab RA, ‘Sesungguhnya saudara Anda, Ibnu Mas’ud menyatakan bahwa barangsiapa melakukan shalat malam sepanjang tahun niscaya ia akan mendapatkan Lailatul Qadar’. Maka Ubay bin Ka’ab berkomentar: “Dia ingin agar masyarakat tidak mengandalkan (pencarian Lailatul Qadar pada satu malam tertentu saja). Dia sendiri sebenarnya mengetahui bahwa Lailatul Qadar terjadi di bulan Ramadhan, yaitu pada sepuluh malam terakhir, lebih tepatnya pada malam kedua puluh tujuh.” Ubay bin Ka’ab lalu bersumpah bahwa Lailatul Qadar pasti terjadi pada malam kedua puluh tujuh. Aku (Zirr bin Hubaisy bertanya) kepadanya, “Wahai Abu Mundzir, atas dasar apa Anda berkata begitu?” Ubay bin Ka’ab menjawab, “Dengan pertanda yang telah Rasulullah SAW beritahukan kepada kami, yaitu pada keesokan harinya matahari terbit namun sinarnya tidak panas membakar.” (Diriwayatkan oleh Muslim, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad)

Dari beberapa hadits di atas, nampaklah bahwa gejala alam turunnya Lailatul Qadar itu baru dapat diketahui pada pagi harinya.

Berikut beberapa kesimpulan berdasarkan sejumlah hadits mengenai tanda-tanda turunnya Lailatul Qadar :

  1. Cahaya matahari bersinar lemah, terang namun tidak membakar berwarna kemerah-merahan
  2. Malam yang tenang cerah, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan) (HR. At-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir dengan sanad hasan)
  3. Udara dan suasana pagi yang tenang
  4. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya nikmat ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.
  5. Terbawa dalam mimpi seakan-akan melihat wajah Allah sehingga seluruh tubuh akan tergetar (merinding) sebagaimana yang dialami oleh sebagian sahabat

Ketika Lailatul Qadar turun, apakah setiap orang yang terjaga otomatis akan mengetahui kehadirannya?

Tak ada yang bisa memastikannya, hanya Allah saja yang mengetahuinya. Sebab kalau hanya berdasarkan pengamatan terhadap gejala-gejala yang ditunjukkan alam, maka setiap orang pasti akan dengan mudah mengetahuinya termasuk mereka yang tidak mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, dan juga mereka yang sedang berbuat maksiat.

Keagungan dan keutamaan Lailatul Qadar hanya akan diraih oleh orang-orang tertentu yang telah dipilih olehNya. Mereka yang telah terpilih akan menerima Lailatul Qadar dengan tingkat kesadaran dan kesucian yang sangat memungkinkan bagi mereka untuk menerimanya. Itulah sebabnya kita dianjurkan supaya beri’tikaf, mensucikan diri dan hanya fokus mendekatkan diri kepada Allah. Saat itulah merupakan saat yang sangat menentukan bagi sebuah perjalanan hidup seseorang pada masa mendatang menuju kebaikan dan kemuliaan.

Mengetahui ataukah tidak datangnya Lailatul Qadar bukanlah persoalan, ibadah harus tetap jalan terus. Ganjil ataukah genap malam di sepuluh hari terakhir Ramadhan tak jadi masalah, kita tetap konsisten dan istiqomah dalam beribadah. Lailatul Qadar adalah sebuah anugerah dan karunia Allah yang teramat agung, namun Allah Maha Agung dengan segala Keagungan dan KuasaNya yang meliputi seluruh alam semesta.

Wallahu Alam…

Iklan

40 thoughts on “Tanda-tanda Datangnya Lailatul Qadar

  1. Menjelang ramadhan berakihir, semoga semakin banyak muslim di dunia yang sibuk menjaring pahala dan mendapatkan lailatur qadar. Wlo dalam kenyataanntya, banyak diantara kita yang disibukkan mempersiapkan hari raya idul fitri

    • Singapore is the most racist country in the World because of those chinky assholes. Malaysian and Sieogparnan Chinese are the horrible people in the world. They are barbarians and sick minded assholes. China chinese are good people and much much better than them.

    • I think we all develop some kind of way to cope with our world that probably serves us pretty well, until it do;#1&s82n7et any more. So great that Liberty has decided to embrace the world![]

    • Wh;t8#&217as up guys! I’ve just started off my CoD Commentaries and my Minecraft Let’s Play seeris, as well as a few other seeris in the past 6 weeks Keeping myself busy! I’d really if you could check me out and let me know what you think! I’m not begging for subs but I’d love a comment to see what you guys like and dislike. I’d really appreciate any time you guys could give me! Thanks a lot! Niz!

  2. seandainya ada skenario kayak gini:

    “Jadi lebarannya adalah…”

    pesera sidang yang lain menunggu jawaban.

    “lebarannya adalah…”

    peserta sidang lain makin degdegan

    “adalah..kemaren”

    *gubrak*

  3. hanya yang jadi persoalan adalah sekarang malam-malam ganjil sudah tidak pasti lagi, apakah malam ganjil saat berpuasa mengikuti pemerintah atau malam ganjil saat berpuasa mengikuti yang lainnya 🙂

  4. Alhamdulillah, senang kembali bergabung di taman ilmu yang bermanfaat ini. Blognya juga berubah warna dengan isian ilmu yang semakin mantap.

    Kisah penemuan Lailatur Qadar secara fizik yang mas paparkan di atas, rupanya sama dengan apa yang dikisahkan juga di Malaysia. Saya setuju jika ukuran fizik yang diambil kira, tentu sesiapa sahaja yang tidak tudr malam bisa menemuinya.

    Terima kasih menampilkan hadis2 yang menghujjahkan tentang ini. Semoga kita bisa menemui Lalatur Qadar dengan izin-NYA.

    Selamat berpuasa.

  5. Assalaamu’alaikum wr.wb… mas Muhammad,
    Kembali menyapa untuk mengucapkan…

    Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini.
    Kemenangan akan kita gapai
    Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
    Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
    Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
    Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT

    Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
    Saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR & BATHIN
    Semoga ALLAH selalu membimbing kita bersama di jalan-NYA

    SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI
    Salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak. 😀

  6. Dugaan saya, malam lailatul Qadar jatuh pada malam ke 23 Ramadhan kemaren..
    Soalnya pada keesokan harinya saya melihat tanda-tanda yang persis dengan penjelasan diatas, gimana menurut mas?? 😀

    — — —
    *Hanya Allah yang tahu mas, kita hanya bisa menduga2 saja.

  7. dengan NIAT yang sungguh-sungguh dan semangat HIDUP yang kuat dan MENATA Hati yang IKHLAS diserta USAHA yang sungguh-sungguh Insya’alloh Kita Mendapati LAILATUL QODAR dalam atas RIDHO Alloh SWT

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s