HALAMAN PUTIH

Media Informasi Dan Berbagi Cerita

Cuti 19 Februari 2013

Filed under: Ruang Blog,Tanpa Kategori — Muhammad Mufti @ 19:33

PanahSetelah sekian lama ngeblog dan banyak terjalin hubungan persaudaraan dengan rekan sesama blogger ternyata ada hal lain yang menuntut lebih. Pekerjaan di dunia nyata menuntut fokus dan konsentrasi yang tinggi, sehingga praktis aktivitas blogging perlu saya istirahatkan dulu untuk sementara waktu. Saya khawatir, tak dapat membagi waktu secara proporsional yang akibatnya bisa salah satu atau keduanya terbengkalai. 

Setiap kita tentu memiliki prioritas yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Kalau semua dilakukan, bisa-bisa hasilnya tidak memuaskan bahkan mungkin akan berakibat tidak baik. Semua tergantung diri kita masing-masing mana prioritas yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

Untuk sementara waktu saya memutuskan ambil cuti dulu deh, mungkin sekitar tiga sampai empat bulan ke depan atau bahkan mungkin bisa lebih dari setahun. Siapa tahu nanti setelah cuti saya banyak mendapatkan sesuatu yang lebih segar dan bisa dijadikan bahan tulisan.

Selepas cuti, ngeblog insya Allah akan tetap jalan terus walau belum dapat saya pastikan waktunya, karena dunia blog tetap merupakan satu dunia yang mengasyikkan.

Meski demikian, saya yakin bahwa setiap blog pasti ada pembacanya masing-masing. Tak sedikit yang menyayangkan kalau kita sampai terhenti aktivitas ngeblognya dalam waktu yang cukup lama. Jadi mohon maaf kepada semua pengunjung blog HALAMAN PUTIH, dan harap dimaklumi kalau Anda semua akan “kecelik” saat berkunjung ke sini.

Bukankah Anda juga pernah cuti?

 

Selamat Tahun Baru 2014 1 Januari 2014

Filed under: Tanpa Kategori — Muhammad Mufti @ 00:00

2014

 

Dalam Persiapan 2014 15 Desember 2013

Filed under: Tanpa Kategori — Muhammad Mufti @ 09:28

peta-indonesia

 

Selamat Idul Fitri 1434 H 6 Agustus 2013

Filed under: Tanpa Kategori — Muhammad Mufti @ 06:17

Lebaran 1434 H

 

Ramadhan 1434 H 3 Juli 2013

Puasa 1434 H

 

Bakteri Dalam Bahan Makanan 2 Februari 2013

Kita sering tidak menyadari bahwa bahan makanan yang kita konsumsi sebenarnya berpotensi merusak kesehatan tubuh. Saat kita mengkonsumsi bahan makanan dengan berbagai jenisnya tanpa kita sadari sebenarnya kita juga menelan bakteri yang hidup di dalamnya. Bakteri-bakteri itu ada yang menguntungkan bagi kita, tapi ada pula yang merugikan. Tak sedikit diantaranya ada yang mengeluarkan racun hingga mencemari bahan makanan.

Racun pada bahan makanan dapat disebabkan oleh adanya bakteri yang terdapat dalam bahan makanan itu sendiri. Tetapi dalam pemrosesan tertentu bakteri bisa saja dimusnahkan. Jika bakteri sampai mencemari bahan makanan dan kemudian masuk ke dalam perut kita, hal itulah yang mengakibatkan terjadinya keracunan.

Pada umumnya bakteri yang hidup di dalam bahan makanan itu adalah penghasil racun. Ada beberapa jenis penghasil racun yang sangat berbahaya. Apabila tidak hati-hati bisa membawa akibat yang sangat merugikan. Banyak jenis makanan atau minuman yang setiap saat harus selalu diperhatikan kebersihannya karena sangat rawan terhadap kemungkinan terjadinya keracunan pada manusia.

Di bawah ini adalah beberapa jenis bakteri yang sangat berbahaya :

Esherichia Coli, terdapat di hampir semua jenis bahan makanan baik yang berasal dari tanaman (sayur, buah maupun hasil pertanian lain) ayau pun hewan (daging, susu dll)

Bacillus Cereus, ada di berbagai jenis biji-bijian (padi, gandum, jagung, kacang dll). daging, ramuan bumbu dan makanan yang dikeringkan

Staphylococcus Aureus, dari semua jenis makanan yang berasal dari hewan atau tumbuhan, baik dalam bentuk ataupun hasil olahannya. Juga banyak ditemukan pada berbagai jenis sayuran

Vibrio Parahaemolyticus, terdapat pada bahan makanan hasil laut dan olahannya terutama kepiting, udang ikan, kerang rajungan dsb

Clostridium Perfringens, terdapat pada daging mentah, ikan mentah, sayuran, ramuan bumbu serta makanan yang sudah diolah

Clostridium Botulinum, ada di semua bahan makanan dari daging dan ikan, terutama yang sudah diawetkan melalui pengalengan dan kemasan tertutup rapat. Jenis racunnya ampuh, bisa menyebabkan kematian.

Pseudomonas Cocovenenans, penghasil racun bongkrek (asam bongkrek dan toksoflawin) pada tempe bongkrek. Banyak orang keracunan akibat racunnya yang kuat dan tak jarang berujung pada kematian

Salmonella Typhi dan Salmonela Paratyphi, bakteri penyebab penyakit tipus dan paratipus yang menyerang usus halus. Penghasil racun yang sangat kuat pada makanan.

Camphylobacter, banyak ditemukan pada susu mentah, daging ayam dan unggas lainnya

Karena di dalam bahan makanan banyak terdapat bakteri yang tidak kita ketahui, maka seyogyanya kita berhati-hati dalam mengolah bahan makanan yang akan kita masak. Selain itu juga harus diperhatikan cara pengolahan, penyimpanan maupun saat makanan dihidangkan.

Bahan makanan berikut ini perlu perhatian ekstra baik cara pengolahan, penyimpanan maupun penyajiannya supaya aman dikonsumsi :

Air
Kalau belum diketahui benar kebersihan, sanitasi dan kesehatannya harus direbus terlebih dahulu sebelum diminum. Air mineral dalam kemasan yang sudah diolah melalui berbagai proses aman dikonsumsi, namun perlu diperhatikan pula batas kadaluarsanya.

Susu segar
Kecuali susu dalam kemasan,usahakan untuk tak diminum langsung sebelum dipanaskan dengan suhu tertentu atau di pasteurisasi. Sebab bakteri patogen (penyebab penyakit) yang ada di dalamnya bisa menyebabkan diare atau mencret-mencret, racunnya sangat kuat.

Daging segar
Simpan pada temperatur yang rendah dalam lemari pendingin. Komponen daging merupakan bahan yang sangat bagus untuk pertumbuhan bakteri penyebab penyakit, keracunan, perlendiran dan pembusukan. Daging segar yang dijual di pasaran biasanya berwarna merah segar dan baunya juga khas.

Makanan kalengan
Meski makanan kaleng sudah diolah dan diawetkan secara baik dengan persyaratan tertentu, tetapi untuk jenis ikan atau daging (kornet, sarden dsb) harus diamati dengan seksama. Jika terjadi penggelembungan pada kaleng atau tutupnya sebaiknya dihindari. Biasanya hal itu terjadi karena adanya bakteri aktif di dalamnya yang mengeluarkan gas.

Roti
Roti yang baunya sudah tidak enak, apek, tengik dan berjamur sebaiknya dibuang untuk menghindari terjadinya keracunan. Selain itu adanya jamur penghasil mikotosin berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.

Es krim
Walau oleh pabriknya sudah diproses dengan baik, namun diusahakan es krim yang akan disimpan agar tetap beku atau belum mencair. Bahan pembuat es krim sangat mudah ditumbuhi bakteri patogen dan bakteri penghasil racun lainnya.

Barangkali ada yang ingin menambahkan, silahkan isi pada kolom komentar saja.

 

Program Kesehatan 18 Januari 2013

Progkeskab

Sebagai program kesehatan patut diacungi jempol dan perlu didukung karena bertujuan baik mewujudkan suatu daerah yang bebas dari 4 masalah kesehatan plus seperti yang ada dalam gambar. Namun sebagai sunatullah, tak ada seorangpun yang bisa terbebas dari kematian termasuk ibu dan bayi tanpa kecuali.