Sekedarnya Saja

Selama beberapa hari ini saya belum bisa menampilkan posting terbaru. Ada beberapa hal yang menyebabkan terhambatnya update Halaman Putih. Salah satu diantaranya adalah prioritas pekerjaan di dunia nyata yang menjadi hajat hidup orang banyak (baca : keluarga). Hal ini terkait dengan adanya penambahan pegawai baru dan rotasi pegawai di lembaga tempat saya bekerja sehingga memerlukan adaptasi tersendiri. Baik itu adaptasi dengan pekerjaan yang harus saya lakukan, maupun adaptasi dengan rekan sekerja.

Banyak orang menganggap bahwa rotasi pegawai di tempat kerjanya adalah sebuah bencana, tetapi ada juga yang menganggapnya sebagai sebuah keberuntungan. Banyak faktor melatarbelakangi anggapan yang demikian itu. Bagi saya pribadi, pindah bagian merupakan sebuah tantangan yang mesti dihadapi. Dari situ kita akan mendapat wawasan baru, pengalaman baru bahkan kemampuan baru yang mungkin tidak pernah terduga sama sekali. Kemampuan diri yang tadinya hanya muncul 25% barangkali bisa meningkat menjadi 50% atau lebih. Sebagai bawahan kita memang harus siap sedia ditempatkan dimana saja.

Sementara rotasi baru berjalan beberapa saat, saya juga mesti memboyong dan membenahi arsip-arsip serta data yang masih diperlukan sebagai penunjang aktivitas kerja. Di sana juga tersimpan beberapa konsep tulisan yang dapat saya jadikan bahan postingan. Apabila keadaan telah menjadi normal maka Halaman Putih siap menampilkan kembali tulisan-tulisan seperti biasa. Sayang juga sih rasanya kalau konsep tulisan hanya tersimpan saja tanpa sempat terwujud menjadi sebuah tulisan utuh.

Masih banyak hal yang harus dilakukan selain sekedar adaptasi sekaligus membenahi arsip dan data penunjang pekerjaan. Secara bersamaan pula, proposal yang diajukan oleh RW ke pemerintah kota untuk mendirikan taman bacaan masyarakat disetujui dan dananya juga sudah turun sehingga kesibukan pun bertambah. Saya dan dua orang rekan diserahi tugas untuk mempersiapkan segala hal menyangkut itu semua. Prosentase yang sudah selesai dikerjakan kini mencapai 60%, dan yang 40% dapat dikerjakan sambil jalan. Yang penting laporan penggunaan dananya sudah beres.

Beberapa hari lagi kesibukan juga akan semakin bertambah, karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Kita semua tahu bagaimana sibuknya orang-orang di hari itu bahkan sekarang pun banyak yang sudah terlihat sibuk. Terutama para panitia yang berkepentingan dalam mengelola hewan kurban dari para shohibul qurban. Karena itu pula, mungkin dalam beberapa waktu ini pula saya tidak sempat berkunjung ke rekan-rekan blogger ataupun kasih komen seperti biasa. Kalau semua sudah rampung dan keadaan telah kembali berjalan normal,  saya akan segera kembali ke sini.

Komentar (14) »

Bahayakah Air Yang Kita Konsumsi…???

Hidup kita memang tidak bisa lepas dari air. Kita sangat bergantung dengan air, karena air adalah kebutuhan dasar yang merupakan kunci utama semua sistem dan fungsi tubuh antara lain peredaran darah, pencernaan, mengatur suhu tubuh, pembuangan, metabolisme, pelicin, pergerakan, penyaringan dll. Air yang kita konsumsi setiap harinya yang diambil langsung dari alam biasanya sudah tercemar oleh berbagai sebab, baik karena pencemaran, limbah-limbah beracun dari industri atau pertanian, racun atau zat berbahaya atau karena berbagai ulah manusia.

Karena faktor-faktor di atas itu kita menjadi sedikit ragu dalam mengkonsumsi air. Padahal air minum yang baik haruslah kaya oksigen dan mineral. Mineral dan oksigen merupakan kebutuhan pokok bagi tubuh yang penting disamping air. Gunanya untuk pertumbuhan sel dan asimilasi vitamin, sedangkan oksigen penting untuk mempertahan kehidupan. Ada yang menyebutnya sebagai air hexagonal.

Air yang bersih dan berkualitas ialah air yang bebas bakteri dan racun serta mengandung berbagai jenis mineral. Air mineral alami adalah yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Air mineral yang disimpan terlalu lama dalam botol atau kemasan dapat hilang kandungan ionnya. Kandungan kimia akibat pemrosesan air juga dapat mengakibatkan kerja hormon menjadi terganggu dan kerusakan sistem syaraf. Terlebih lagi air yang mengandung kaporit apabila kandungan kaporit melebihi standar yang ditetapkan lambat laun akan mengakibatkan penyakit anemia apabila diserap oleh darah. Kaporit bisa mempertinggi resiko penyakit kanker, mengerasnya pembuluh darah serta mengurangi penyerapan vitamin dalam sayuran apabila dicuci dengan air yang mengandung kaporit.

Selain kaporit, zat klorin juga merupakan zat berbahaya karena zat tersebut hanya bagus apabila digunakan sebagai pemutih. Penelitian membuktikan bahaya klorin yang dapat merusak vitamin B, C dan E dalam tubuh. Apabila bereaksi dengan asam dari tumbuhan yang membusuk akan terbentuk trihalomethans (THMs) yang bersifat karsinogen. Ini merupakan penyebab dari berbagai penyakit seperti lever, ginjal, pernapasan, tensi darah rendah dan cacat lahir. Juga menyebabkan pengendapan kolesterol dalam darah dan stroke.

Penambahan kaporit dan klorin yang terus menerus untuk mematikan bakteri (kuman) dan menjernihkan air akan menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Begitu pula dengan racun PC Bs mencemari air minum bisa menimbulkan kerusakan pada kulit, paru-paru, ginjal dan hati.

Air Murni Sehat Alami

Agar kualitas kehidupan kita menjadi lebih baik dan lebih sehat terutama dalam hal mengkonsumsi air maka air yang berkualitas yaitu air murni sehat alami merupakan air yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap harinya yaitu air yang diproses dengan sistem bio magnetized dan menghasilkan AIR REVERSE OSMOSIS (Air RO).

Air RO adalah air murni sehat alami yang lebih bersih dibanding air biasa yang diproses secara umum. Dengan sistem bio magnetized yaitu sistem penyaringan air limbah menjadi air murni kembali dipesawat ruang angkasa maka air yang dihasilkan sangat layak untuk dikonsumsi dengan TDS kurang dari 10 PPM sesuai standar WHO yang terbebas dari partikel dan zat berbahaya lainnya, seperti plumbun, klorin, arsenik, cromium, cadmium, clor, natrium, phospat, nitrat, cuprum, air raksa, bakteri, kuman, virus, bau busuk, racun perusak, racun serangga, endapan, zat pewarna, zat pengawet dll.

Air RO dihasilkan dengan proses penyaringan air melalui lima tahap yaitu :

1. Filter sedimen
Filter yang terbuat dari serat karbon 5 mikron yang berfungsi untuk menyaring partikel berbahaya seperti kapur, Lumpur, endapan, zat polutan, karet dll.

2. Filter pra karbon
filter yang berfungsi untuk menyerap bahan organic, warna, spora, jamur, bahan karsinogen dan sebagainya.

3. Filter karbon perak
Filter yang berfungsi dapat mencegah terjadinya pembiakan bakteri, kuman, virus sisa bau, sisa gas dan zat pencemar lainnya yang tidak diperlukan tubuh manusia.

4. Filter bio magnetized
Filter yang berfungsi memperkecil kelompok molekul air sehingga dapat meningkatkan kandungan oksigen dalam molekul air yaitu tiga kali lipat dari air biasa.

5. Filter membran Reverse Osmosis
Filter yang berfungsi untuk menyaring partikel berbahaya dalam molekul air seperti arsenic, karbon, logam berat dll.

Manfaat MEMBRAN RO pada kehidupan kita antara lain :

1. Dikenal sebagai AIR LUAR ANGKASA karena dugunakan dalam pesawat luar angkasa oleh para astronot dengan siklus awal dari air limbah, air buangan, air seni yang dimurnikan kembali dan menjadi air minum.

2. Digunakan dalam kapal perang untuk memperoses air laut menjadi air murni

3. Para dokter menggunakannya untuk proses cuci darah (haemodialis)

4. Digunakan di rumah sakit, laboratorium, pabrik farmasi dll

5. Membantu kerja ginjal dan organ tubuh lainnya untuk membuang zat dan partikel yang membahayakan tubuh manusia dari racun, jamur, bakteri dll.

Jadi, membran RO boleh dikatakan berfungsi sebagai ginjal ketiga manusia. Untuk mendapatkan air RO, dipasaran telah banyak dijual alat pemrosesan air yang prinsip kerjanya seperti di atas dengan harga yang beragam tentunya dan jenis yang berbeda-beda pula.

Komentar (43) »

Tiang Penyangga

Umumnya setiap bangunan mempunyai tiang yang fungsinya sebagai penyangga. Pada bangunan jaman dahulu akan selalu dipasang tiang sebagai penyangganya. Kita lihat saja bangunan kraton, Joglo Jawa dan bangunan kuno lainnya, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Dapat kita lihat, tiang berdiri untuk menyangga yang di sebagian daerah lain dapat berfungsi sebagai pondasi.

Bangunan lama biasanya bertiang kayu besar atau tiang kayu kecil. Ada bangunan yang tiangnya dibuat menggunakan kayu pohon – biasanya kayu jati – yang utuh sehingga tampak terlihat kokoh. Bangunan modern ada yang masih memperlihatkan tiang penyangganya yang terbuat dari beton sehingga terkesan artistik dan klasik.

Meski tidak semua bangunan ada tiangnya, namun hampir semua bangunan dibuat menggunakan tiang penyangga. Pada bangunan modern, tiang memang tidak selalu tampak terlihat. Tiang bangunan dalam hal ini sudah digantikan dengan beton cor yang menjadi satu dengan tembok. Demikian pula pondasinya dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyangga dinding bangunan.

Istana negara merupakan salah satu contoh bangunan bertiang. Kita dapat melihat tiangnya dari luar pagar istana. Demikian pula gedung putih di Amerika Serikat,t iangnya nampak sekali dapat disaksikan dari luar. Kalau kita berkunjung ke Keraton Yogyakarta, di pagelarannya akan kita jumpai sejumlah tiang untuk menyangga pagelaran tersebut. Belum lagi yang di bangunan utamanya.

Tiang yang sering disebut juga pilar, atau orang Jawa sering menyebutnya dengan “cagak” ternyata tak hanya dipergunakan sebagai penyangga bangunan saja. Kapal-kapal tempo dulu juga mempergunakan tiang untuk mengembangkan layarnya. Tanpa tiang, maka layar tak akan terkembang sehingga kapal pun tak akan bisa berlayar dengan baik. Lain dengan kapal api atau kapal bermesin yang sudah memakai bahan bakar untuk menjalankannya.

Selain itu semua, tiang pun banyak berdiri di sepanjang jalan baik di kota ataupun di desa. Tiang listrik, tiang telepon, tiang lampu, tiang rambu lalu lintas sampai “tiang sae” atau yang “mboten sae” (Jawa, sae = baik) dapat kita jumpai hampir dimanapun kita berada. Tiang banyak bertebaran di mana saja dan rata-rata terbuat dari besi fungsinya sebagai penyangga seperti kabel PLN atau telkom.

Dalam sebuah hadits, sholat dikatakan sebagai tiangnya agama. Sedang dalam kehidupan keluarga ibu adalah tiangnya rumah tangga. Lalu dalam kehidupan bernegara ada ungkapan yang mengatakan bahwa wanita adalah tiang negara. Maka tiang menjadi sangat penting bukan saja sebagai penyangga sebuah bangunan maupun kapal layar, apalagi kabel listrik atau kabel telepon. Lebih dari itu tiang memiliki peran yang tidak bisa diabaikan dalam kehidupan beragama, berkeluarga dan bernegara.

Kalau tiangnya lemah atau ambruk maka sesuatu yang disangganya juga akan runtuh. Bahkan manusia pun mempunyai tiang yang khas dan unik untuk menyangga sesuatu yang dimilikinya. Misalnya saja kepala, tiangnya bukanlah leher atau tengkuk. Tiang penyangga kepala adalah mata.

Bayangkan kalau mata sudah lelah, capai dan mengantuk pasti akan berpengaruh pada kepala. Saat mengantuk pasti kepala akan terasa berat. Orang yang sedang terkantuk-kantuk pasti kepalanya akan tertunduk sampai jatuh, secara pelan-pelan atau mendadak. Pada saat orang tertidur, badannya pun tak akan mungkin tegak lagi.

Hal itu dapat kita lihat pada saat orang sedang jumatan mendengarkan khutbah. Banyak yang terkantuk-kantuk hingga jatuh tertidur. Juga pada sidang umum MPR, banyak yang tertidur karena tiang penyangganya lemah. Kalau mata sudah tak mau lagi diajak melek, kepala pun akan segera pasrah dan ambruk.

Bukan hanya kepala saja yang ada penyangganya. Kaum lelaki juga punya, namanya “pilar tunggal” yang dapat berdiri kokoh kalau fungsinya maksimal. Coba kalau pilarnya lemah atau letoy, pasti fungsinya berkurang bahkan mungkin tidak bisa digunakan. Jika sudah demikian, maka banyak yang memanfaatkan obat-obatan untuk mengambalikan lagi fungsi tiangnya. Selain itu, melakukan servis pilar tunggal ke ahlinya sehingga “pilar tunggal menyangga langit” dapat berdiri tegak lagi. Sayangnya, sekarang Mak Erot sudah tiada lagi.

Tiang atau pilar atau yang orang Jawa bilang “cagak” ini ternyata juga dimiliki oleh kaum perempuan. Tapi jaman sekarang fungsi cagaknya sudah berkurang karena pengaruh modernisasi. Jaman dulu sering dipakai oleh para abdi dalem perempuan yang memakai kemben (kain jarik).  Kemben merupakan selembar kain yang secara keseluruhan menutupi dada dan membiarkan pundak terbuka.

Kemben sebagai busana tradisional yang biasa digunakan oleh abdi dalem perempuan ini pun perlu dikasih cagak agar tidak melorot. Biasanya kain dililitkan atau digulung lalu berakhir (dislempitkan) di daerah dada perempuan, pas di tengahnya. Seperti kaum perempuan yang mandi pakai kain  itu lho…

Nah, sekarang Anda sudah tahu yang mana “cagak kemben” atau “pilar tunggal menyangga langit”…???

Komentar (24) »

Angka Berapa Di Urutan Keenam???

Mungkin tulisan ini sudah pernah diposting pada blog lain dan Anda pun pernah pula mengetahuinya. Namun saya ingin juga membaginya kepada rekan-rekan blogger, khususnya yang belum pernah tahu sama sekali akan hal ini.

Ide postingan ini saya dapat dari sebuah email yang dikirimkan seorang teman. Sepertinya email ini terus diforward dan berjalan berantai dari waktu ke waktu hingga akhirnya sampai ke saya. Kalau melihat dari daftar orang-orang yang ada dalam file terlampir, rasanya ini sudah berjalan sedemikian jauh dari berbagai latar belakang orang sampai diterima oleh orang Indonesia.

Ini bukanlah sebuah teka-teki atau kuis berhadiah, tapi hanyalah satu permainan dalam sebuah deret angka. Enam deret angka, yang apabila Anda berhasil temukan angka keenamnya, maka Anda dapat membuka file terlampir. Angka terakhir sekaligus merupakan password untuk membuka file yang berbasis excel itu.

Dalam file tersebut terdapat daftar nama-nama orang yang sudah berhasil menemukan angka keenam dari deret angka yang akan saya tuliskan. Nah, kalau Anda berhasil menemukan angka keenamnya, download filenya dari sini, lalu masukkan angkanya sebagai password.

Inilah deretan angka yang dimaksud : 1, 2, 6, 42, 1806, ….???

Untuk lebih jelasnya saya kutipkan saja emailnya di bawah ini :

Urs neither …

>>> “Neil Tilbee” 16-Apr-09 20:09:07 >>>

Hey Friend, I didn’t see your name in the list of the successful!

When you have nothing to do,

Find the 6th number in the sequence

1, 2, 6, 42, 1806, ?????

Only this number can open the attached document.

If you manage to open the file, enter your name, save and pass on.

Apparently only people within an IQ of over 120, manage to complete

This.

Have fun!

Ross P

Menurut saya sih tidak susah-susah amat, karena kenyataannya nama saya pun telah tertera di sana. Saya ada dalam daftar urutan nomor 270. Kini giliran Anda memasukkan nama Anda ke dalam urutan daftar orang-orang sukses berikutnya dalam permainan ini.

Dalam email tertulis “hanya orang-orang yang IQ-nya lebih dari 120 yang akan berhasil melengkapi enam deret angka tersebut” (Ah, katanya sih…!!)

Kalau file berhasil terbuka, silahkan tulis nama Anda di dalamnya lalu kirim lagi ke email rekan-rekan Anda, atau upload file yang sudah tertera nama Anda tadi dan jadikan postingan pada blog. Asyik khan…

Silahkan coba, kalau belum berhasil ya coba sampai berhasil.

Download filenya di sini, kemudian pilih download now (unduh sekarang).

Komentar (32) »

Seputar Penemuan Dan Manfaat Teh

Siapa – Bagaimana – Kapan penemuan teh? Mengapa teh menjadi suatu minuman yang nikmat menyegarkan? Ada sedikit cerita mengenai itu semua. Mungkin ini benar adanya, mungkin pula ini hanya sekedar dongeng belaka. Tapi tak usah dipikirin serius namanya juga cerita.

Once upon a time (lebih kurang 4700 th yl), seorang kaisar Cina yang bernama Shen Nung melakukan senam Tai Chi dengan segenap pengawalnya. Setiap kaisar beristirahat kebiasaan yang selalu ia lakukan adalah minum air putih hangat manis. Nah, suatu ketika saat kaisar menuang air panas ke dalam cangkirnya, ada daun melayang dan jatuh tepat ke dalam cangkir. Plung… air pun berubah warna dan mengeluarkan aroma yang sedap dan aduhai. Kaisar penasaran lalu srupuuut… “mmm…. nikmat dan sedap sekali” gumam kaisar, sampai ke sumsum tulang rasanya. Apalagi hari masih pagi dan hawanya sejuk. Cocok dan pas buat suasana pagi hari.

The Rest is History! Teh tersebar ke seluruh pelosok dunia dan peristiwa “daun jatuh tiada berkesudahan” . Ini terjadi setiap saat di waktu pagi, siang, sore atau malam hari. Bahkan setiap saat, setiap detik ada daun jatuh ke dalam cangkir atau gelas kita yakni ketika kita menyeduh teh, iya gak?

OK..! itu tadi dongeng kaisar dan teh, sekarang “The True Story of Teh”nya. Menurut ensiklopedia , Shen Nung bukan sembarang kaisar, tetapi kaisar ahli obat-obatan tradisional. Semua dia teliti, dari serangga hingga bisa ular. Selain hewan yang kaisar teliti, tumbuh-tumbuhan dari akar, kulit, buah, biji, daun sampai pucuknya juga mendapat perhatian yang terbanyak.

Jadi oleh kaisar teh ditemukan sebagai jamu karena terbukti khasiatnya. Tetapi kenikmatan yang melebihi khasiatnya membuat orang lupa bahwa teh merupakan jamu. Kalah khasiat karena nikmatnya, demikian peribahasa mengatakan.

Percaya atau tidak, orang sampai dipancung gara-gara teh. Ceritanya setelah Kaisar Shen Nung menemukan teh, jadilah teh komoditi yang menguntungkan negara. Kaisar memonopolinya dan orang berusaha menyelundupkan barang ini ke luar kerajaan untuk kepentingan pribadi. Yang tertangkap kemudian dihukum pancung, minimal dipasung hukuman paling ringan walau akhirnya banyak juga yang lolos tak tertangkap.

Di luar kerajaan, teh mula-mula sampai ke Jepang. Oleh orang Inggris dibawa ke India, Afrika dan oleh Hindia Belanda kemudian dibawa ke Indonesia. Mereka pun membawanya sampai ke negaranya masing-masing sehingga ada acara Tea Time di Inggris dan seluruh koloninya, demikian pula di Jepang.

Di Indonesia, teh malah jadi minuman sehari-hari dan gampang dicari di seluruh warung atau toko sepanjang jalan. Terutama di warung tegal (warteg), warung kucing (warcing), angkringan atau warung heek dan entah apalagi namanya, teh sangatlah mudah didapatkan. Mau menyeduh sendiri atau yang sudah jadi tinggal bilang apa maunya.

Dalam perkembangannya, teh kemudian mengalami kemajuan yang luar biasa. Dengan teknologi tinggi yang digunakan, teh dikemas dengan bermacam-macam variasi bentuk dan rasanya. Ada yang dikemas dalam botol, kotak, kaleng dan bentuk kemasan lainnya. Masyarakat jadi lebih mudah mengkonsumsi teh sesuai selera dan kebutuhan.

Teh yang sudah dikenal lebih dari 4000 tahun yang lalu dan telah menyebar di seluruh pelosok dunia itu mempunyai manfaat bagi manusia antara lain :

  1. Teh menetralisir lemak, cobalah Anda mencuci jari yang berlemak dikobokkan pada air teh. Lebih efektif daripada yang air biasa. Tapi teh yang masih murni, belum bercampur dengan gula.
  2. Membersihkan mulut, bila mulut serasa berlemak sehabis makan berkumurlah dengan teh.
  3. Diet menurunkan berat badan menjadi lebih efektif bila disertai dengan minum teh kental.
  4. Zat polifenol yang terkandung pada the dapat mengurangi resapan lemak dalam darah (kolesterol).
  5. Teh mampu membuat kulit muka mulus tanpa keriput dan membuat mata segar. Caranya, setiap pagi basuh muka dengan air teh sisa kemarin.
  6. Teh juga mengandung fluor, yang berkhasiat menyehatkan dan menguatkan gigi.
  7. Teh mengandung diuretika yang dapat mencegah terjadinya endapan pada saluran pembuangan.
  8. Teh dapat mengatasi gangguan bau badan dan membuat kulit menjadi lebih halus.
  9. Zat theobromine dan theophyline yang terkandung di dalam teh dapat merilekskan otot-otot, membantu kelancaran sirkulasi darah dan secara halus merangsang jantung.

Macam-macam teh

Berikut ini jenis-jenis teh yang sudah dikenal luas oleh masyarakat :

- Teh Hijau (Green Tea)
- Teh Merah (Black Tea or Red Tea)
- Teh Oolong (Oolong Tea)
- Teh Wangi (Scented Tea)
- Teh Putih (White Tea)
- Teh Bongkah (Compressed Tea)

Demikian sedikit cerita tentang teh. Yang mau nambahin silahkan…!!!

Komentar (31) »